Wakil Bupati Minahasa Selatan Kawal Teknis Program Makan Bergizi
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, INTANA.NEWS — Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memperkuat kesiapan teknis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang tepat sasaran.
Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, menghadiri rapat evaluasi program tersebut di Manado, Jumat (8/5/2026).
Kapasitasnya sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Minahasa Selatan menjadi kunci koordinasi di lapangan.
Wakil Kepala Badan Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (Purn.) Sony Sonjaya, memimpin langsung pertemuan tersebut.
Ia didampingi oleh Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI (Purn.) Dadang Hendrayudha.
Sinergi Antarwilayah
Rapat koordinasi ini berfungsi sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Para pemangku kepentingan perlu menyatukan persepsi agar distribusi gizi berjalan optimal.
Pertemuan tingkat provinsi ini juga mengevaluasi langkah strategis yang telah berjalan di Sulawesi Utara.
Fokus utama tertuju pada efektivitas pemenuhan gizi masyarakat di wilayah Minahasa Selatan.
”Kehadiran para Dansatgas daerah sangat penting untuk memastikan kesiapan teknis,” ujar Sony dalam pengarahannya di Hotel The Centra.
Implementasi Teknis di Daerah
Pemerintah daerah berkomitmen menyukseskan program nasional ini secara nyata.
Evaluasi rutin menjadi bagian penting guna mendeteksi kendala distribusi gizi sejak dini.
Asisten II Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan, turut mengawal jalannya diskusi tersebut.
Seluruh Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota se-Sulawesi Utara hadir dalam kapasitas sebagai Komandan Satgas (Dansatgas).
Partisipasi aktif para koordinator wilayah juga memperkuat pengawasan program di tingkat akar rumput.
Pola koordinasi ini menjamin standar nutrisi bagi masyarakat tetap terjaga sesuai target pemerintah pusat. (nes)
- Penulis: Anes Walean
