Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Bekali Calon Paskibraka Nasional Utusan Sulawesi Utara
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS MAP. (Foto: Dok/istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, INTANA.NEWS – Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS., M.A.P., menerima audiensi sekaligus memberikan pembekalan kepada Faith Tabita Louisa Maengkom, calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026 utusan Provinsi Sulawesi Utara, Senin (6/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Vanda Sarundajang, di Tondano tersebut menjadi momen persiapan krusial bagi Faith.
Sebagai perwakilan asal Kabupaten Minahasa yang berhasil menembus seleksi ketat tingkat provinsi, ia kini bersiap untuk melangkah ke tingkat nasional.
Dalam arahannya, Wabup Vanda menekankan pentingnya kesiapan mental dan penguatan karakter selama masa karantina nanti.
Ia mengingatkan bahwa di tingkat nasional, tantangan yang dihadapi bukan lagi sekadar kemampuan fisik, melainkan konsistensi dalam menjaga kedisiplinan dan integritas.
”Fisik yang kuat harus diimbangi dengan kekuatan mental yang kokoh. Kita tidak hanya membawa nama pribadi di tingkat nasional, tetapi juga memikul kehormatan Minahasa dan Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Vanda.
Selain itu, Vanda berpesan agar Faith mampu menjaga etika, tetap rendah hati, serta adaptif saat berinteraksi dengan putra-putri terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.
Ia berharap pengalaman ini menjadi fondasi awal bagi pembentukan karakter kepemimpinan Faith di masa depan.
Turut mendampingi dalam audiensi tersebut adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Minahasa beserta tim pelatih dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Minahasa.
Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memberikan dukungan bagi generasi muda yang berprestasi di kancah nasional. (*)
- Penulis: Anes Walean
