Gubernur Yulius Selvanus Minta Pejabat Baru Hilangkan Ego Sektoral
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. (Foto: Dok/istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, INTANA.NEWS – Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menanggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas instansi.
Sinergi ini dinilai penting guna memastikan seluruh program pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Gubernur Sulawesi Utara saat melantik pejabat. (Foto: Dok/istimewa)
Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat memimpin pelantikan dan pengambilan janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Prosesi ini berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Selasa (7/7/2026) pukul 17.00 WITA.

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
Dalam pengarahannya, Gubernur Yulius Selvanus mengingatkan para pejabat baru bahwa posisi yang diemban bukanlah sebuah fasilitas kekuasaan atau penghargaan untuk dibanggakan, melainkan amanah besar yang menuntut pembuktian kinerja.

“Di balik jabatan terdapat tanggung jawab yang besar, tuntutan untuk bekerja lebih keras, serta kewajiban untuk memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat,” ujar Yulius.
Gubernur juga menginstruksikan para pejabat baru untuk segera melakukan adaptasi kilat terhadap tugas pokok dan fungsi mereka, membangun komunikasi yang harmonis di internal instansi, serta berani mengambil keputusan tepat yang tetap bersandar pada koridor hukum.
Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Sulut untuk melengkapi kebutuhan organisasi, mengisi kekosongan jabatan, sekaligus menjaga keberlanjutan roda pemerintahan.
Penempatan figur pada posisi yang tepat diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan agenda pembangunan di daerah berjuluk Bumi Nyiur Melambai tersebut.

Untuk mencapai target tersebut, Gubernur menekankan tiga poin utama yang harus dijalankan oleh para pejabat:
Pemberantasan Ego Sektoral: Menghilangkan sekat-sekat birokrasi dan membangun budaya kerja yang saling mendukung antarperangkat daerah.
Pemberhalaan Inovasi: Menolak rutinitas monoton dan terus mencari terobosan baru agar pelayanan publik menjadi semakin cepat, mudah, dan berkualitas.
Integritas Total: Menjalankan tugas dengan profesionalisme dan disiplin tinggi, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang maupun praktik koruptif.
Meskipun Sulawesi Utara telah mencatatkan berbagai prestasi di bidang tata kelola keuangan, pelayanan publik, hingga peningkatan investasi, Gubernur menegaskan pencapaian itu adalah hasil kerja kolektif dan bukan alasan untuk mengendurkan kinerja.
“Prestasi adalah penyemangat, tetapi bukan alasan untuk berhenti berbenah. Justru setiap keberhasilan harus menjadi motivasi agar kita bekerja lebih baik lagi, karena masyarakat terus menaruh harapan yang besar kepada pemerintah,” tutur Yulius menambahkan.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH; jajaran Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara; Sekretaris Daerah Tahlis Gallang, SIP, MM; para Asisten Sekda; serta jajaran Tim Ahli Gubernur dan rohaniwan pendamping. (nes)
- Penulis: Anes Walean
