PKB soal Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode, Katanya Terlalu Dini!
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid.(Foto:Dok/mpr.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Tidak hanya Partai Demokrat yang menanggapi permintaan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) agar PSI mengawal kepemimpinan Prabowo-Gibran hingga dua periode.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun ikut berkomentar.
Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menegaskan bahwa pernyataan itu masih terlalu dini.
“Fokus kita adalah mensukseskan Pak Prabowo. Kalau ada yang mau dua periode atau pikiran-pikiran lain di luar itu, saya justru melihatnya akan membuat hambatan-hambatan di pendapat publik,” katanya di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (22/6/2026).
Ia menyatakan, sekarang ini yang terpenting adalah bagaimana menyukseskan pemerintahan yang tengah berjalan.
Dia heran kok tiba-tiba dukungan terhadap Prabowo-Gibran digaungkan ke publik.
“Ya tentu, menurut saya itu nggak ada angin, nggak ada hujan, kok bicara soal dua periode? Saya nggak, nggak, nggak ngerti itu, itu urusan urusan siapa yang menyampaikan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pemerintah masyarakat hari ini ingin periode yang sedang berjalan ini semua tuntas.
“Apa yang menjadi program, janji-janji di dalam kampanye kemarin, dan pemerintah juga bisa menyuguhkan kesejahteraan, kemajuan ekonomi untuk rakyat. Saya pikir itu yang menjadi prioritas,” ia mengatakan.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (22/6/2026) juga berkomentar soal permintaan Jokowi agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengawal Prabowo-Gibran dua periode.
“Mari kita sama-sama menyadari ini masih tahun 2026, menuju 2029 juga masih agak lama,” katanya.
Dia mengatakan, partainya saat ini masih fokus pada urusan di dalam negeri.
“Saya rasa kita fokus dulu ya di urusan dalam negeri. Fokus kita adalah ekonomi. Kita ingin memastikan pertumbuhan bisa dijaga, kemudian daya beli masyarakat juga bisa terjaga, lapangan pekerjaan bisa terbuka dengan baik, kemiskinan bisa diturunkan, ketimpangan bisa ditekan. Fokus Demokrat di sana,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PSI, Bestari Barus menyebutkan bahwa Jokowi meminta partainya hingga simpatisan PSI mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dua periode.
Pernyataan itu disampaikannya kepada awak media pada Jumat (18/6/2026).
“Pak Jokowi mengingatkan untuk jaga keharmonisan dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang tengah berjalan,” katanya.(*)
- Penulis: Norman Meoko
