Layangkan Surat ke BGN, PDI Perjuangan Minta Data Kadernya Terlibat Proyek Program Makan Bergizi Gratis
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.(Foto:Dok/PDIP)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Pernyataan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyebutkan bahwa adanya keterlibatan hampir seluruh partai politik dalam pengadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditanggapi serius Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Terkait hal itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta pada Sabtu (18/7/2026) menyatakan, pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada BGN.
“Isi surat adalah permintaan data terkait kader partai yang diduga terlibat dalam pengadaan proyek Makan Bergizi Gratis. PDIP ingin memastikan tidak ada kadernya yang mengambil keuntungan pribadi dari program rakyat,” katanya.
“Nah, terkait dengan surat yang dikirim oleh DPP PDI Perjuangan sampai sekarang belum mendapat jawaban. Padahal surat itu kami maksudkan ketika Wakil Kepala BGN saat itu mengatakan bahwa hampir seluruh partai politik itu terlibat di dalam pengadaan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi tersebut,” tuturnya.
Dia mengemukakan, PDIP perlu melakukan langkah koreksi internal jika klaim dari BGN tersebut benar adanya.
“Karena yang mengucapkan adalah otoritas dari Badan Gizi Nasional maka partai kemudian mengirimkan surat agar kami dapat melakukan suatu langkah-langkah koreksi dan menertibkan di internal kami,” ujarnya.
PDIP menurut Hasto Kristiyanto memiliki aturan ketat bagi seluruh anggotanya agar tidak menyalahgunakan program pemerintah demi keuntungan finansial. Termasuk terlibat dalam MBG.
“Setiap anggota dan kader partai dilarang untuk terlibat di dalam suatu proses mencari keuntungan dari program yang seharusnya didedikasikan untuk kepentingan rakyat tersebut,” ia menambahkan.
Sebelumnya, PDIP menyurati Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang. Mereka meminta data kadernya yang terlibat langsung maupun tidak langsung pada operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi alias dapur Makan Bergizi Gratis.
Surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 tanggal 22 Juni 2026 itu ditandatangani oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun.(*)
- Penulis: Norman Meoko

Saat ini belum ada komentar