Lantik Pengurus PKK Desa 2026–2034, Ketua TP PKK Minahasa Minta Kader Desa Jadi Agen Perubahan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua TP PKK Minahasa Martina W Dondokambey Lengkong S.E.(Foto:Dok/istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey Lengkong, mengajak seluruh Ketua TP PKK Desa yang baru dilantik untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai panggilan pengabdian tanpa pamrih serta titik awal kebangkitan gerakan pemberdayaan keluarga dari tingkat akar rumput.
Hal tersebut diungkapkan oleh Martina W. Dondokambey Lengkong dalam sambutannya pada pelantikan serentak pengurus PKK Desa periode 2026–2034 di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan Hukum Tua yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Martina menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Bupati Minahasa, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Camat, Dinas PMD, serta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan penuh sehingga regenerasi kepemimpinan PKK dapat berlangsung tertib, lancar, dan bersinergi dengan pemerintah desa yang baru.
Sebagai panduan kerja para pengurus baru, Martina menyampaikan empat pesan strategis:
Penguatan Akar Rumput: Menghidupkan kembali semangat gotong royong dan pelayanan langsung di tengah keluarga desa tempat gerakan ini bertumbuh.

Sinkronisasi Program Desa: Mengkolaborasikan program PKK dengan pemerintah desa, memastikan masuk dalam RKPDes, serta mengoptimalkan Dana Desa 2026 untuk revitalisasi posyandu, UP2K, dan pelestarian lingkungan.
Intervensi Stunting: Fokus pada pencegahan spesifik dan sensitif mulai dari pendampingan remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, hingga balita.
Perencanaan Berbasis Data: Menjadikan data akurat sebagai landasan utama perencanaan program agar sasaran pembangunan tepat sasaran dan tidak berjalan tanpa arah.
“Jabatan ini bukan tentang gelar atau pengakuan, melainkan tentang pengabdian tanpa pamrih. Jangan merasa kecil hati, sebab dari tangan-tangan andalah perubahan besar dimulai. Setiap senyum hangat di posyandu dan pelatihan yang dipimpin adalah bagian dari pembangunan yang hakiki,” ujarmya.
Ia juga mengingatkan para kader untuk terus bekerja dengan ketulusan hati demi menghadirkan dampak abadi bagi kesejahteraan keluarga di Minahasa, seraya memohon dukungan doa agar gerakan PKK senantiasa relevan dan menjadi cahaya bagi masyarakat. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar