Pemkab Minahasa Siaga Hadapi Dampak El Nino, Bupati Robby Dondokambey Pimpin Apel Gelar Pasukan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi., MAP., Wakil Bupati Minahasa , Vanda Sarundajang SS MAP., Sekdakab Minahasa Dr. Lynda D Watania MM MSi bersama Forkopimda saat tinjau pasukan dalam apel siaga bencana. (Foto:Intana.news)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino di Lapangan Sam Ratulangi Tondano, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, dan masyarakat dalam mengantisipasi potensi ancaman kekeringan, kebakaran hutan, serta krisis air bersih.

Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.Ap., bertindak sebagai pembina apel sekaligus memimpin pemeriksaan pasukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa.
Apel tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.Ap., Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., para asisten, staf ahli, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat se-Kabupaten Minahasa, serta unsur TNI dan Polri.

Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi., M.A.P. (Foto: intana.news)
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa fenomena El Nino berpotensi meningkatkan suhu udara, memperpanjang musim kemarau, menurunkan debit air, dan memicu risiko kebakaran lahan.
Oleh karena itu, penanggulangan bencana memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Penanggulangan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah ataupun aparat keamanan, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga masyarakat Kabupaten Minahasa,” ujar Bupati Robby.

Sebagai langkah antisipasi nyata, Bupati menyampaikan empat imbauan penting kepada seluruh masyarakat Minahasa:
- Larangan Membakar Lahan: Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan, kebun, maupun sawah secara sembarangan karena cuaca kering dan angin kencang dapat memicu kebakaran luas.
- Waspada Puntung Rokok: Masyarakat dilarang membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan perkebunan, padang rumput, dan semak belukar.
- Pelaporan Dini Titik Api: Segera laporkan penemuan titik api sekecil apa pun kepada pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, BPBD, TNI, Polri, atau petugas pemadam kebakaran.
- Bijak Menggunakan Air: Menjaga kelestarian sumber-sumber air, menggunakannya secara bijaksana, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Bupati juga mengapresiasi sinergi lintas sektoral yang melibatkan Polda Sulawesi Utara, jajaran Polres Minahasa, TNI, BPBD, Basarnas, pemadam kebakaran, Dinas Kesehatan, Satpol PP, hingga relawan.
Kolaborasi ini dinilai sebagai kekuatan utama dalam memberikan perlindungan serta mengantisipasi setiap potensi bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi di Kabupaten Minahasa. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar