Tindaklanjuti Arahan Prabowo, Tahun Depan Murid TK Dapat Program Indonesia Pintar sebesar Rp450 Ribu per Tahun
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Murid taman kanak-kanak. (Foto: Dok/jubi.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pelayanan pendidikan gratis, pemerintah mulai tahun 2027 menyiapkan sejumlah perubahan dalam skema dukungan pendidikan mulai 2027.
Salah satu kebijakan baru itu adalah pemberian Program Indonesia Pintar (PIP) kepada murid taman kanak-kanak (TK) sebesar Rp450 ribu. Selain itu, status bagi guru PPPK paruh waktu bakal menjadi guru PPPK penuh waktu.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menyatakan hal itu di Jakarta pada Jumat (25/9/2026).
Dia menjelaskan bahwa selama ini semua murid baik negeri maupun swasta mendapatkan dana BOS. Lalu murid dari keluarga tidak mampu itu juga mendapatkan dana PIP.
“Untuk kebijakan baru dari Pak Presiden Prabowo adalah TK yang selama ini tidak mendapatkan PIP. Mulai tahun 2027 nanti, murid TK akan mendapatkan dana PIP, yang memang jumlahnya Rp450.000 per tahun,” katanya.
Pada bagian lain, dia menyebutkan dukungan pemerintah tidak hanya ditujukan kepada murid. Skema pembiayaan guru juga akan diperkuat.
Ia menyebutkan, guru PNS di sekolah negeri selama ini dibayarkan melalui anggaran pemerintah pusat. Sedangkan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nantinya juga memperoleh pembiayaan dari pemerintah pusat sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
“Mulai tahun 2027 para guru PPPK paruh waktu akan menjadi guru PPPK penuh waktu. Dengan perubahan tersebut, tunjangan guru PPPK akan dibayarkan oleh pemerintah pusat,” tuturnya.
Sementara guru non-ASN yang mengajar di sekolah negeri tetap dapat menerima pembayaran melalui dana BOS. “Alokasi dana BOS untuk pembayaran gaji guru non-ASN dapat mencapai 20 persen,” ia menyebutkan.
Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan akses Pendidikan Bermutu untuk Semua bagi anak Indonesia.
“Inilah yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto sehingga komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri adalah bagian dari komitmen bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu dalam rangka melaksanakan Astacita yang keempat Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.(nor)

Saat ini belum ada komentar