Atasi Kekeringan El Nino, Wabup Minahasa Vanda Sarundajang Terima Bantuan Pompa Air
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS MAP, saat menerima bantuan dari Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. (Foto: Melky Brando)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANADO, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem El Nino yang berpotensi memicu kekeringan dan gagal panen.
Komitmen ini ditegaskan Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pembangunan Pertanian dan Apel Siaga Penyuluh Pertanian se-Sulawesi Utara di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Kamis (20/8/2026).

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS MAP. (Foto: Melky Brando)
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Vanda Sarundajang yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa menerima bantuan berupa satu unit pompa air dari Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E.

Bantuan ini menjadi salah satu alat mesin pertanian (alsintan) utama yang diprioritaskan pemerintah provinsi untuk mengatasi dampak kekeringan di daerah-daerah rentan.
Gubernur Yulius Selvanus mengatakan bahwa Sulawesi Utara sedang menghadapi tantangan serius akibat penurunan intensitas hujan sejak akhir Mei.
Sedikitnya delapan kabupaten/kota terancam kekeringan, dan kondisi ini tidak bisa dianggap remeh karena berdampak langsung pada ketahanan pangan dan inflasi.
”Hari ini hampir 1.000 hektar lebih lahan kita terdampak kekeringan hingga terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini ancaman serius bagi dunia pertanian kita, karena berpotensi memicu inflasi dan kekurangan pangan jika tidak segera kita atasi bersama,” tegas Gubernur Yulius saat membuka agenda tersebut.

Dalam kondisi geografis Sulut yang didominasi pegunungan dan perbukitan di mana wilayah daratan hanya mencakup 33 persen peran penyuluh pertanian di lapangan dinilai sangat krusial.
Gubernur meminta para penyuluh untuk aktif melahirkan inovasi dan merangkul seluruh elemen petani, mulai dari kelompok tani, petani milenial, hingga kelompok perempuan tani.
Penyuluh juga diimbau menjadi garda terdepan yang responsif melaporkan kendala kekeringan agar tindakan cepat lintas sektor dapat segera diambil.
Penerimaan bantuan pompa air ini menunjukkan kesiapan Pemkab Minahasa dalam menindaklanjuti imbauan Gubernur dan memperkuat sinergi intervensi di tingkat daerah.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mengamankan ketersediaan air di lahan-lahan pertanian Minahasa guna menjaga kestabilan produksi dan ketahanan pangan daerah di tengah musim kemarau.
Agenda Rakerda dan Apel Siaga ini turut dihadirkan jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, para bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota se-Sulawesi Utara, jajaran Sekretariat Daerah Provinsi Sulut, serta ribuan penyuluh pertanian yang siaga menghadapi dampak cuaca ekstrem. (*)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar