Dukung Ketahanan Pangan, Danrem 131/Santiago dan Dandim 1302/Minahasa Panen Perdana Kompi Produksi
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA,INTANA.NEWS – Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P., M.Han., CGCAE, bersama Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S., melaksanakan panen padi perdana di lahan kompi produksi Kodim 1302/Minahasa, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI Angkatan Darat bersama pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Danrem 131/Santiago mengungkapkan bahwa kunjungan dan panen perdana di Minahasa ini menghadirkan pengalaman baru, mengingat hamparan padi yang luas di sekitar Danau Tondano memiliki potensi besar untuk menunjang kebutuhan pangan daerah.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah yang memberikan dukungan penuh. Di tengah hari libur ini, di tengah kesibukan bersama keluarga, jajaran Pemkab Minahasa dan Forkopimda menyempatkan diri hadir untuk melaksanakan panen bersama,” ujar Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi.
Ia menegaskan, panen raya ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan TNI AD yang digelar di seluruh wilayah Indonesia.
Program tersebut disiapkan untuk menopang berbagai kebijakan strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
”Kami memang bagian kecil, namun menjadi bagian besar dari rencana yang telah disusun pemerintah. Kami hadir sebagai solusi untuk ketahanan pangan tersebut,” tambahnya.
Program serupa, lanjut Danrem, juga dilaksanakan oleh jajaran kodim lain melalui optimalisasi kompi produksi yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah, baik melalui penanaman padi, jagung, maupun komoditas pangan strategis lainnya.
Sementara itu, Dandim 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S, menjelaskan bahwa proses penanaman hingga panen padi ini memakan waktu sekitar enam bulan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Presiden RI agar TNI senantiasa hadir memberikan dampak positif serta menyejahterakan rakyat.
”Kita tidak bisa bekerja sendirian. Keberhasilan ini terwujud berkat dukungan Pemkab Minahasa bersama Forkopimda, serta pemanfaatan lahan milik tokoh masyarakat, Bapak Brigjen TNI Purn. Rudolf Samuel Warouw, yang selalu mendampingi dan memberikan wawasan kepada kami,” kata Letkol Inf Bonaventura.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas bimbingan Danrem 131/Santiago sehingga seluruh rangkaian program ketahanan pangan di wilayah Minahasa dapat berjalan optimal.
Rangkaian kegiatan panen ini rencananya akan dilanjutkan dengan ibadah pengucapan syukur Minahasa bersama di Lapangan God Bless Tondano yang dihadiri oleh Forkopimda dan sejumlah pejabat tinggi. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar