Keren! PWI Minahasa Utara Resmikan “Kolam Ikan Jurnalis PWI Minut” Kiprah Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Minahasa Utara menggelar launching dan tabur benih ikan nila yang diberi nama "Kolam Ikan Jurnalis PWI Minut” di Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara pada Senin (29/6/2026).(Foto:Dok/Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA UTARA, INTANA.NEWS – Siapa bilang wartawan tidak bisa berkiprah mendukung program ketahanan pangan nasional?
Buktinya ditorehkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Bukan apa-apa, PWI Minut pada Senin (29/6/2026) menggelar launching dan tabur benih ikan nila yang diberi nama “Kolam Ikan Jurnalis PWI Minut”.
Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu menyediakan tidak kurang dari 100 ribu benih ikan nila di kolam tersebut.
Kolam ikan yang terletak di Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara berdasarkan inisiatif Penasehat PWI Tonaas Wangko Ishak Tambani.
Ternyata kegiatan ini tidak cuma berhenti pada pemeliharaan ikan nila. Tonaas Wangko Ishak Tambani bahkan memproyeksikan areal tersebut untuk dikembangkan lebih jauh.
Ke depannya, lahan yang tersedia untuk PWI Minut ini akan diintegrasikan dengan budidaya perikanan lanjutan serta penanaman komoditas pertanian.
Yang pasti kegiatan ini ditetapkan sebagai Pilot Project Nasional dan tercatat sebagai program pertama di Provinsi Sulawesi Utara serta yang kedua di tingkat nasional. Keren kan?
Pujian Bupati Joune Ganda
Terobosan PWI Minut tersebut sontak mendapat pujian dari Bupati Minut, Joune Ganda yang diwakili Asisten II Sekretatiat Daerah Kabupaten Minut, Robby Parengkuan.
“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas terobosan PWI bersama sang penggagas. Ini adalah langkah konkret terkait ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan insan pers. Ke depan, tentu harus ada kolaborasi dan kerja sama yang kuat dari semua pihak agar program ini terus berkelanjutan,” kata Robby Parengkuan yang juga Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Minut.
Dia juga memberikan apresiasi khusus kepada Tonaas Wangko Ishak Tambani yang dinilai sebagai motivator melalui aksi bersama rekan-rekan wartawan sekaligus berkontribusi mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Utara.
“Ini luar biasa, Minut sangat terkenal miliki potensi pengembangan ikan nila, jika teman-teman bisa mengelolanya dengan baik akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan wartawan, termasuk masyarakat. Program ini bisa dilakukan simultan, untuk itu membutuhkan kerja kolaborasi agar setiap rencana bisa berjalan seimbang dan lancar,” ia menambahkan.
Patut Menjadi Contoh Daerah Lain
Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya Bojoh yang hadir dalam kegiatan itu mengaku dirinya bangga dengan kinerja pengurus PWI Minut.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja PWI Minut yang terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder. Ini adalah wujud nyata kemitraan yang muaranya untuk kesejahteraan anggota PWI. Sebagai yang pertama di Sulut dan kedua di Indonesia, ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ia menambahkan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Minut yang juga menjabat sebagai Bendahara PWI Sulut, Debby Malongkade menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sinergi dari seluruh pihak.
“Terima kasih atas partisipasi dan dukungan luar biasa dari berbagai pihak, baik pemerintah, instansi vertikal, maupun swasta, terhadap program PWI Minahasa Utara hari ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu hadir pula Kasi Intel Shaefi, SH wewakili Kepala Kejaksaan Negeri Minut, Letkol Laut Marfel Howan Perwira Pelaksana mewakili Danlanudal Manado, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Minut, Anne Ratulangi Katimja Bantuan mewakili Kepala Balai Budidaya Air Tawar Tatelu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulut, Arly Dondokambey, Pimpinan PT Suri Tani Pemuka serta Ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Minut.
Di balik gebrakan PWI Minut tersebut. Yang pasti kolaborasi lintas sektoral memunculkan kebanggaan tersendiri terutama di kalangan wartawan. Ya setidaknya para pemburu berita ternyata juga ambil bagian dalam program ketahanan pangan nasional lho!(nor)
- Penulis: Norman Meoko
