Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Besok, Empat Terdakwa Penyiram Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Divonis

Besok, Empat Terdakwa Penyiram Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Divonis

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Majelis Hakim di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu (10/6/2026) besok bakal membacakan putusan terhadap empat terdakwa penyiram air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Keempat terdakwa itu yakni Serda Edi Sudarko, Lettu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetya, dan Lettu Sami Lakka. Mereka adalah prajurit aktif Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Hakim Ketua Fredy Ferdian Isnartanto menyatakan hal itu seusai sidang pembacaan replik dan duplik selesai digelar pada Senin (8/6/2026).

“Majelis hakim meminta waktu untuk bermusyawarah dan membuat putusan, kami minta waktu 2 hari, sehingga tanggal 10 [Juni] kita buka kembali sidang agenda pembacaan putusan,” katanya.

Dalam sidang sebelumnya, Oditur Militer menuntut keempatnya dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara.

Oditur Militer menyebutkan bahwa motif serangan murni karena dendam pribadi usai Andrie melakukan interupsi dalam rapat revisi UU TNI pada Maret 2025 lalu.

Akibat penyiraman air keras tersebut aktivis KontraS, Andrie Yunus menderita luka bakar hingga 24 persen di bagian wajah dan tubuhnya. Bahkan, korban mengalami cacat permanen pada mata kanannya yang hanya mampu merespons cahaya, meski telah menjalani enam kali operasi.

Terkait kasus tersebut Hakim tunggal pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan jajaran Polda Metro Jaya untuk melanjutkan penyidikan kasus ini ke ranah peradilan umum sipil setelah kubu Andrie Yunus memenangkan gugatan praperadilan.

Pihak kubu Andrie Yunus pada Senin (8/6/2026) telah menyerahkan surat permohonan penghentian perkara ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta.(*)

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Minahasa Selatan Capai 70,5 Persen

    Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Minahasa Selatan Capai 70,5 Persen

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINSEL, INTANA.NEWS – Kodim 1302/Minahasa kawal pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) , Kamis (4/6/2026). Hingga pukul 10.51 WITA, proyek fisik ini telah mencapai 70,5 persen. ​Jembatan penyeberangan tersebut membentang di atas Sungai Ranoyapo. Infrastruktur ini dirancang dengan dimensi ukuran 50 meter kali 1,2 meter. Aparat teritorial […]

  • Karena Alasan Kesehatan, Jokowi Batal Hadiri Kongres III Projo di Jakarta

    Karena Alasan Kesehatan, Jokowi Batal Hadiri Kongres III Projo di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Kongres III Projo berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Sabtu (1/11/2025). Sayangnya Presiden ke-7 Jokowi yang semula dijadwalkan membuka kongres tersebut dipastikan absen dengan alasan alasan kesehatan. Hal itu disampaikan Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah pada Sabtu (1/11/2025). Dia menjelaskan, Jokowi diminta dokter untuk beristirahat dan tidak meninggalkan rumahnya. […]

  • Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Kembali Diperiksa Usai Berstatus Tahanan Rutan KPK

    Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Kembali Diperiksa Usai Berstatus Tahanan Rutan KPK

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Usai kembali berstatus sebagai tahanan Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas kembali menjalani pemeriksaan pada Rabu (25/3/2026). Yaqut Cholil Qoumas diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pembagian kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun anggaran 2023–2024. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan hal […]

  • Kodim 1302/Minahasa Dukung Arah Kebijakan Pembangunan Minahasa 2027

    Kodim 1302/Minahasa Dukung Arah Kebijakan Pembangunan Minahasa 2027

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Kodim 1302/Minahasa memperkuat sinergi pembangunan daerah dengan menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Minahasa Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bupati Minahasa, Jumat (27/03/2026). ​Kepala Staf Kodim 1302/Minahasa, Mayor Inf Daeng Pasaka, S.E., hadir mewakili Dandim, Letkol Inf Bonaventura Ageng F. S. Kehadiran TNI bertujuan untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah. […]

  • Warga Desa Kombi Dikejutkan Penemuan Jenazah Pria Asal Desa Sawangan

    Warga Desa Kombi Dikejutkan Penemuan Jenazah Pria Asal Desa Sawangan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Warga Desa Kombi, Kecamatan Kombi, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria bernama Aliman Samihing (55), petani asal Desa Sawangan Jaga 1, yang ditemukan meninggal dunia pada Rabu (22/1/2025) sekitar pukul 05.00 WITA. Korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan Jaga VI Desa Kombi, dalam posisi tengadah dengan adanya tanda-tanda muntah di sekitar lokasi. […]

  • Koalisi Masyarakat Sipil Bentuk Kabinet Bayangan Prabowo, Dipastikan Bukan untuk Merebut Kekuasaan

    Koalisi Masyarakat Sipil Bentuk Kabinet Bayangan Prabowo, Dipastikan Bukan untuk Merebut Kekuasaan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Koalisi masyarakat sipil akan membentuk kabinet bayangan. Kabinet bayangan ini bukan pemerintahan tandingan untuk merebut kekuasaan Ketua Panitia Seleksi Kabinet Bayangan, Feri Amsari menyatakan hal itu dalam keterangan tertulisnya di Jakarta pada Minggu (19/7/2026). Dia menjelaskan Koalisi Masyarakat Sipil terdiri dari akademikus hingga aktivis. “Ada lima belas pos kementerian dalam kabinet tandingan […]

expand_less