Waspadai Siklon Tropis Bavi, BMKG: Sulawesi Utara dan Maluku Utara Dilanda Angin Kencang serta Gelombang Tinggi
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

BMKG memantau pergerakan siklon tropis Bavi di wilayah Indonesia.(Foto:Dok/ BMKG)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Menyusul siklon tropis Bavi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara bakal dilanda angin kencang dan gelombang tinggi.
Demikian BMKG di Jakarta pada Rabu (8/7/2026).
Lebih jauh dijelaskan, pihaknya hingga sekarang ini terus memantau pergerakan siklon tropis Bavi. Badai dahsyat berdampak tidak langsung pada kondisi cuaca di sebagian Indonesia.
Disebutkan bahwa siklon tropis Bayi berkembang dari bibit siklon tropis 95W yang mencapai intensitas siklon tropis pada 2 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.
“Sistem ini memasuki wilayah monitoring TCWC [Tropical Cyclone Warning Centre] Jakarta pada 7 Juli 2026 pukul 07.00 WIB. Saat ini, posisi berada di Laut Filipina utara Papua,” BMKG menyebutkan.
Berikut dampak tidak langsung siklon tropis Bavi di wilayah Indonesia 24 jam ke depan:
1. Angin Kecang di Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya dan Papua Barat.
2. Gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di Laut Maluku, Perairan Sangihe hingga kepulauan Talaud, dan Samudera Pasifik Utara Papua
3. Gelombang 2,5 sampai 4 meter di Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.
Terkait hal itu, BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelayaran di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.(*)
- Penulis: Norman Meoko
