Tuntaskan Bonus Atlet Rp 2,8 Miliar, Pemkab Minahasa Tatap Porprov 2027
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa menuntaskan penyaluran bonus senilai Rp 2,82 miliar bagi atlet dan pelatih berprestasi pada Porprov XII 2025, akhir Mei 2026.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Minahasa, Agustivo Tumundo, mengonfirmasi penyaluran dana tersebut saat kegiatan fun bike di Tondano, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, seluruh dana telah ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima tanpa potongan, kecuali pajak sesuai aturan.
Pemberian apresiasi ini merupakan tindak lanjut dari simbolis yang diserahkan Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, saat upacara Hardiknas, 2 Mei 2026 lalu.
Bupati melalui Sekda Lynda D Watania menekankan, “Bonus ini adalah bentuk penghargaan pemerintah atas dedikasi dan prestasi luar biasa yang telah membawa nama harum daerah.”
Rincian alokasi bonus mencakup 59 atlet peraih emas menerima Rp 20 juta, 46 atlet peraih perak menerima Rp 15 juta, dan 69 atlet peraih perunggu menerima Rp 10 juta.
Selain itu, sebanyak 68 pelatih menerima bonus dasar Rp 3 juta serta tambahan insentif berdasarkan perolehan medali cabang olahraga masing-masing.
Agustivo menambahkan, langkah ini sekaligus menjadi pemacu semangat bagi para atlet untuk menatap gelaran berikutnya.
Pasalnya, Kabupaten Minahasa telah ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII pada tahun 2027 mendatang.
Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Tomohon serta pengurus KONI kedua daerah untuk menyusun kepanitiaan.
Rancangan struktur panitia tersebut nantinya akan diajukan kepada Ketua Umum KONI Sulawesi Utara untuk disahkan melalui surat keputusan.
Selain aspek teknis, persiapan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi manajemen olahraga yang lebih profesional dan transparan bagi masyarakat.
“Mohon doa serta dukungan agar seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan nanti dapat terselenggara dengan sukses dan penuh integritas,” ujar Agustivo.
Pengembangan olahraga daerah memang memerlukan sinergi lintas sektor yang kuat.
Dengan dukungan pendanaan yang tepat sasaran serta perencanaan matang sejak dini, diharapkan prestasi atlet Minahasa dapat terus meningkat.
Hal tersebut sekaligus memastikan bahwa status tuan rumah pada 2027 menjadi momentum peningkatan kualitas pembinaan atlet prestasi di Sulawesi Utara. (nes)
- Penulis: Anes Walean
