Tutup TMMD ke-128, Kodim 1302 Minahasa Serahkan Proyek Infrastruktur Desa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MITRA, INTANA.NEWS – Danrem 131/Santiago Brigjen Martin Susilo Martopo Turnip, memimpin upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1302/Minahasa di Lapangan Tababo Raya, Minahasa Tenggara (Mitra), Kamis (21/05/2026).
Penutupan ini menandai rampungnya seluruh sasaran pembangunan infrastruktur fisik dan nonfisik di Kecamatan Belang.
Rangkaian upacara penutupan ditandai dengan pembacaan laporan hasil kerja oleh Komandan Kodim 1302/Minahasa Letkol Inf. Bonaventura Ageng F.S.
Selanjutnya, dilakukan penandatanganan naskah serah terima hasil pekerjaan dari pihak TNI kepada pemerintah daerah setempat.
Inspektur upacara kemudian menanggalkan tanda Satgas TMMD sebagai simbol resmi berakhirnya program pengabdian tersebut.
Selama satu bulan penuh sejak 22 April, personel militer bersama warga setempat bahu-membahu menyelesaikan seluruh target sasaran.
Akibatnya, proyek infrastruktur berhasil rampung tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Komitmen target ini menjadi pembuktian efisiensi kerja Kodim 1302 Minahasa di wilayah pedesaan.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dalam amanat tertulis yang dibacakan Danrem menegaskan, program TMMD merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan wilayah.
Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten ini terbukti efektif memotong jalur birokrasi di lapangan.
Seterusnya, fasilitas publik yang telah selesai dibangun kini diserahkan kepada masyarakat agar dapat segera dimanfaatkan.
Secara keseluruhan, pelaksanaan upacara penutupan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh ratusan personel gabungan, pelajar, hingga tokoh adat.
Melalui tuntasnya program pengabdian nasional ini, Kodim 1302/Minahasa sukses meletakkan fondasi kesejahteraan baru yang sangat dibutuhkan oleh warga desa. (*)
- Penulis: Anes Walean
