Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang Tinjau Kondisi Pertanian dan Serap Aspirasi Petani
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 37 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS MAP (kiri) saat menanam dan Saat menyiram lahan pertanian. (Foto: intana.news)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS.MAP., melakukan peninjauan serta berdialog dengan para petani untuk mendengarkan aspirasi terkait ketersediaan sumber air dan sarana pendukung pertanian di perkebunan Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Rabu (30/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Vanda turut memantau, melakukan penyiraman lahan, serta menanam cabai rawit bersama Kelompok Tani Lepo Weru.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS MAP saat berdialog dengan petani. (Foto: Dok/intana.news)
Ia mendengarkan langsung pemaparan situasi pertanian di tengah musim kemarau yang telah berlangsung hampir tiga bulan dan berdampak pada sektor pertanian di Kabupaten Minahasa.
Sebagai bentuk kehadiran dan perhatian pemerintah, Dinas Pertanian menyediakan fasilitas bantuan alat berupa peminjaman pompa air bagi kelompok tani yang lahannya berada dekat dengan sumber air.
“Jadi seperti kita ketahui bersama bahwa kita mengalami musim kemarau ini sudah hampir 3 bulan, dan tentu sektor pertanian yang ada di Kabupaten Minahasa terdampak,” ujar Vanda di sela-sela peninjauan.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang SS MAP saat menanam cabai. (Foto: Dok/intana.news)
Ia menjelaskan, di Desa Parepei pemerintah lewat Dinas Pertanian meminjamkan dua unit pompa air untuk jangka waktu sementara selama satu bulan guna mengoptimalkan penyiraman tanaman yang masih bisa diselamatkan.
Di beberapa titik lain yang mengalami kekeringan, suplai air turut dibantu menggunakan mobil tangki PDAM.
Selain intervensi jangka pendek melalui pinjaman alat tersebut, pemerintah daerah berkomitmen memperjuangkan kebutuhan jangka panjang.

Vanda menyatakan pihaknya akan mengupayakan pengajuan permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti traktor dan mesin pompa air, langsung kepada Kementerian Pertanian RI.
Dalam dialog tersebut, para petani mengonfirmasi bahwa ketersediaan pupuk di wilayah mereka sejauh ini aman tanpa kendala berarti.
Tantangan utama yang dihadapi murni berkaitan dengan manajemen pengairan di tengah cuaca panas yang berkepanjangan, sehingga tanaman harus rutin disiram.
Kegiatan peninjauan dan dialog ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Minahasa Christin Moniung-Tampaguma, Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara, serta Camat Remboken Eigtmi Moniung. (nes)

Saat ini belum ada komentar