Skrining Kesehatan Kampus Mengubah Pola Hidup Mahasiswa Tondano
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Sejumlah mahasiswa di Tondano, Minahasa, mulai aktif mendeteksi dini potensi penyakit melalui pemeriksaan kesehatan rutin di kampus, Selasa (26/5/2026).
Sementara itu, pemeriksaan ini berfungsi memetakan risiko gangguan kesehatan seperti hipertensi dan diabetes sebelum gejala klinis muncul.
Langkah tersebut menjadi penting sebab pola hidup mahasiswa cenderung rentan akibat jadwal perkuliahan yang padat.
Oleh karena itu, aktivitas fisik yang minim serta pola makan tidak teratur sering kali memicu risiko penyakit kronis.
Melalui pemeriksaan dini, mahasiswa dapat mengetahui kondisi tubuh lebih awal sehingga penanganan medis bisa dilakukan secara cepat.
Sebagai contoh, Raien Simbala (20), seorang mahasiswa, mengaku baru menyadari pentingnya menjaga kesehatan setelah mengikuti pemeriksaan tersebut.
Sebelumnya, ia selalu berasumsi bahwa tubuh muda cenderung bebas dari ancaman penyakit serius.
”Setelah mengikuti skrining, saya mulai memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, dan mengatur waktu istirahat,” ujar Raien, Selasa.
Menurut dia, hasil pemeriksaan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi tubuh yang selama ini terabaikan.
Selanjutnya, jenis skrining yang dianjurkan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, indeks massa tubuh, serta kolesterol.
Layanan ini tersedia di fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan biaya terjangkau serta proses yang relatif singkat.
Pada akhirnya, kebiasaan memeriksa kesehatan sejak usia muda merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung kelancaran aktivitas akademik. (*)
- Penulis: Anes Walean
