Panggilan Hati Sang Pendidik, Setelah 37 Tahun Mengabdi, John F. Koampa, Siap Membangun Desa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Pesta demokrasi pemilihan Hukum Tua (Kepala Desa) kini menghadirkan sosok inspiratif yang menawarkan perspektif baru dalam tata kelola pemerintahan desa.
Ia adalah John F. Koampa, S.Pd. seorang figur yang telah menghabiskan 37 tahun hidupnya di dunia pendidikan sebagai guru dan kepala sekolah.
Kini, dengan semangat yang masih membara, ia memutuskan membawa dedikasi panjangnya untuk mengabdi bagi kemajuan Desa Tombasian Atas.
Bagi John F. Koampa, S.Pd., memimpin desa adalah kelanjutan dari tugas mulia yang ia emban selama tiga dekade lebih di dunia pendidikan.
”Selama 37 tahun, saya dididik untuk melayani, membimbing, dan membangun karakter. Saya ingin membawa semangat pengabdian itu ke tingkat yang lebih luas, yakni Desa Tombasian Atas,” ungkap John F. Koampa, S.Pd.
Berbekal rekam jejak panjang dalam manajemen sekolah, John F. Koampa, S.Pd., memahami bahwa perubahan tidak lahir dari retorika, melainkan dari eksekusi program yang terukur.
Ia percaya bahwa kunci utama pembangunan desa terletak pada transparansi, efisiensi anggaran, dan kedekatan dengan kebutuhan riil masyarakat.
Kehadiran John F. Koampa, S.Pd., dalam kontestasi ini membawa warna baru.
Masyarakat kini memiliki pilihan yang didasarkan pada rekam jejak integritas selama 37 tahun pengabdian.
Ia tidak datang dengan janji-janji muluk, melainkan dengan mentalitas seorang pelayan publik yang sudah teruji oleh waktu.
Bagi masyarakat Desa Tombasian Atas, sosok John F. Koampa, S.Pd., bukan lagi sekadar nama di surat suara, melainkan sosok yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan bangsa, dan kini siap mencurahkan segenap pengabdiannya untuk membangun kampung halaman yang dicintainya. (nes)
- Penulis: Anes Walean
