PDI Perjuangan Dituduh Dalang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Hasto: Kami Sudah Kebal dengan Tuduhan Itu
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.(Foto:Dok/PDIP)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOGYAKARTA, INTANA.NEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah diguncang pelbagai tuduhan. Yang paling santer yakni dituduh menjadi dalang aksi unjuk rasa mahasiswa yang marak belakangan ini.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto langsung buka suara menanggapi tudingan tersebut.
Seusai menghadiri peluncuran buku Mahfud MD “Politik Hukum di Indonesia” edisi XIII di Gedung University Club (UC) UGM di Bulaksumur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (25/6/2926), Hasto menyatakan, berbagai tuduhan itu membuat PDI Perjuangan semakin setia pada jalan kerakyatan.
“PDI Perjuangan semakin setia pada jalan pembebasan sebagai watak sejati dari Pancasila dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial sebagai hal yang kita perjuangkan saat ini,” tuturnya.
Dia mengemukakan, itulah pentingnya kesetiaan pada jalan politik kerakyatan meskipun itu membawa risiko-risiko politik.
“Ketika PDI Perjuangan mau dituduh dengan berbagai tuduhan apa pun, selama kami setia pada jalan kerakyatan, setia pada jalan ideologi Pancasila pada watak pembebasan bagi rakyat-rakyat tertindas, bagi rakyat-rakyat miskin, ya kami akan kebal terhadap berbagai tuduhan-tuduhan tersebut,” katanya.
Hasto menambahkan, kekuasaan politik di mana pun harus mendengarkan suara-suara kritis dan suara rakyat.
“Mengelola kekuasaan pemerintahan negara tujuan utamanya adalah keadilan hingga kemakmuran rakyat. Tercapainya tujuan bersama, keadilan, ketertiban hukum, kemudian sebagai jalan bagi kemakmuran, di mana di dalam proses itu hak-hak setiap warga negara untuk bersuara, berserikat itu dihormati oleh konstitusi,” ia menyatakan.(*)
- Penulis: Norman Meoko
