Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » PDI Perjuangan Dituduh Dalang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Hasto: Kami Sudah Kebal dengan Tuduhan Itu

PDI Perjuangan Dituduh Dalang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Hasto: Kami Sudah Kebal dengan Tuduhan Itu

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA, INTANA.NEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah diguncang pelbagai tuduhan. Yang paling santer yakni dituduh menjadi dalang aksi unjuk rasa mahasiswa yang marak belakangan ini.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto langsung buka suara menanggapi tudingan tersebut.

Seusai menghadiri peluncuran buku Mahfud MD “Politik Hukum di Indonesia” edisi XIII di Gedung University Club (UC) UGM di Bulaksumur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (25/6/2926), Hasto menyatakan, berbagai tuduhan itu membuat PDI Perjuangan semakin setia pada jalan kerakyatan.

“PDI Perjuangan semakin setia pada jalan pembebasan sebagai watak sejati dari Pancasila dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial sebagai hal yang kita perjuangkan saat ini,” tuturnya.

Dia mengemukakan, itulah pentingnya kesetiaan pada jalan politik kerakyatan meskipun itu membawa risiko-risiko politik.

“Ketika PDI Perjuangan mau dituduh dengan berbagai tuduhan apa pun, selama kami setia pada jalan kerakyatan, setia pada jalan ideologi Pancasila pada watak pembebasan bagi rakyat-rakyat tertindas, bagi rakyat-rakyat miskin, ya kami akan kebal terhadap berbagai tuduhan-tuduhan tersebut,” katanya.

Hasto menambahkan, kekuasaan politik di mana pun harus mendengarkan suara-suara kritis dan suara rakyat.

“Mengelola kekuasaan pemerintahan negara tujuan utamanya adalah keadilan hingga kemakmuran rakyat. Tercapainya tujuan bersama, keadilan, ketertiban hukum, kemudian sebagai jalan bagi kemakmuran, di mana di dalam proses itu hak-hak setiap warga negara untuk bersuara, berserikat itu dihormati oleh konstitusi,” ia menyatakan.(*)

 

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Perlindungan Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa Selatan Perluas Cakupan JKN

    Perkuat Perlindungan Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa Selatan Perluas Cakupan JKN

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINSEL,INTANA.NEWS – BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan sepakat memperkuat sinergi untuk mengakselerasi perluasan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini menjadi implementasi konkret dari Asta Cita Presiden RI dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh warga negara. ​Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan, Mokhamad Cucu Zakaria, […]

  • KPK Sebut Korupsi Menjerat Kepala Daerah Buka Semata-mata Karena Biaya Politik yang Selangit

    KPK Sebut Korupsi Menjerat Kepala Daerah Buka Semata-mata Karena Biaya Politik yang Selangit

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Ternyata tidak semua kasus dugaan korupsi menjerat kepala daerah hasil Pilkada 2024 terjadi karena biaya politik yang mahal. Hasil kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, motifnya juga berkaitan dengan kepentingan pribadi seperti untuk memenuhi kebutuhan model tunjangan hari raya. Hal itu dibeberkan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di […]

  • Pemprov Sulut Aktifkan Posko Darurat Pascagempa Magnitudo 7,6

    Pemprov Sulut Aktifkan Posko Darurat Pascagempa Magnitudo 7,6

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MANADO, INTANA.NEWS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bergerak cepat menangani dampak gempa bumi Magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4/2026). Gubernur Yulius Selvanus memimpin langsung langkah strategis untuk merespons bencana tersebut. ​Gempa berkekuatan besar mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis pagi. Pusat gempa berada di laut, tepatnya 129 kilometer tenggara Kota Bitung. Getaran ini sempat […]

  • Sejak 20 Oktober hingga 2 November 2025, Komdigi Mengeklaim Telah Menutup 2.485.943 Konten Judi Online

    Sejak 20 Oktober hingga 2 November 2025, Komdigi Mengeklaim Telah Menutup 2.485.943 Konten Judi Online

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Sejak 20 Oktober hingga 2 November 2025 pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengeklaim telah menutup sedikitnya 2.458.934 konten judi online. Konten tersebut tersebar di berbagai kanal digital, termasuk media sosial. Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam keterangan tertulis pada Jumat (7/11/2025). Dia menyebutkan, pihaknya menemukan 123.000 konten file […]

  • Kapolres Minahasa Tegaskan Pentingnya Kompetensi dan Profesionalisme dalam Pelayanan Kepolisian

    Kapolres Minahasa Tegaskan Pentingnya Kompetensi dan Profesionalisme dalam Pelayanan Kepolisian

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Kapolres Minahasa, AKBP S. Sophian, S.I.K., M.H., memimpin apel perdana di tahun 2025, Senin (6/1/2025) di halaman Mapolres Minahasa. Dalam arahannya, Kapolres memberikan menyampaikan tentang pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta pengawasan yang lebih ketat terhadap kinerja personel kepolisian. “Sebagai anggota Polri, kita tidak hanya dituntut untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi, tetapi […]

  • Sidang Perdana, Jaksa Dakwa dr Tifa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Jokowi

    Sidang Perdana, Jaksa Dakwa dr Tifa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Jokowi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Sidang perdana fitnah dan pencemaran nama baik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) atas tudingan ijazah palsu mulai digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (2/7/2026). Sidang menghadirkan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa. Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeberkan awal kasus ini. Disebutkan, kasus berawal pada 26 Maret 2025 saat […]

expand_less