Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Perkuat Perlindungan Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa Selatan Perluas Cakupan JKN

Perkuat Perlindungan Kesehatan, BPJS Kesehatan dan Pemkab Minahasa Selatan Perluas Cakupan JKN

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINSEL,INTANA.NEWS – BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan sepakat memperkuat sinergi untuk mengakselerasi perluasan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Langkah ini menjadi implementasi konkret dari Asta Cita Presiden RI dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh warga negara.

​Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan, Mokhamad Cucu Zakaria, dengan Bupati Minahasa Selatan, Franky Wongkar, di Minahasa Selatan (Minsel), Kamis (16/7/2026).

​Mokhamad Cucu Zakaria menekankan bahwa sinergi ini difokuskan pada optimalisasi kepesertaan melalui dua jalur utama, keluarga ASN dan partisipasi badan usaha.

Menurutnya, ASN memiliki peran krusial dalam mendukung keberlanjutan program JKN dengan mendaftarkan anggota keluarga tambahan.

​“Kami mendorong ASN Daerah untuk segera mendaftarkan anggota keluarga tambahan, seperti orang tua, mertua, serta anak keempat dan seterusnya. Langkah ini tidak hanya memberikan perlindungan kesehatan yang lebih luas bagi keluarga ASN, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam cakupan kepesertaan JKN di Minahasa Selatan,” ujar Zakaria.

Selain sektor ASN, BPJS Kesehatan juga mendorong peran aktif sektor swasta. Cucu mengimbau Pemkab Minahasa Selatan untuk mengintensifkan advokasi kepada badan usaha agar terlibat dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) sektor kesehatan.

Program CSR ini ditujukan untuk menjamin masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan, sehingga Universal Health Coverage (UHC) dapat segera terwujud secara optimal.

​Menanggapi hal tersebut, Bupati Minahasa Selatan, Franky Wongkar, menyambut positif kolaborasi ini.

Ia menegaskan komitmen Pemkab untuk terus menjaga agar kepesertaan JKN masyarakat tetap aktif serta memastikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas.

​“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan BPJS Kesehatan. Fokus kami adalah memastikan manfaat program JKN dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat di Minahasa Selatan,” tegas Franky.

​Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memacu pembangunan sektor kesehatan di daerah.

Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, badan penyelenggara, dan dunia usaha, perlindungan kesehatan yang menyeluruh diharapkan dapat mempercepat terciptanya masyarakat Minahasa Selatan yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (nes)

  • Penulis: Anes Walean

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less