Hadiri Seminar Kejati Sulut, Lynda Watania Dorong Efektivitas Anggaran Darurat di Daerah Rawan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.news — Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda Watania, menegaskan pentingnya pengelolaan dana kedaruratan bencana yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Hal tersebut disampaikan Lynda saat mengikuti Seminar Akuntabilitas Pengelolaan Dana Kedaruratan Bencana di Kawasan 3T yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara di Aula Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, pengelolaan anggaran darurat di wilayah 3T menghadapi tantangan tersendiri, terutama terkait keterbatasan aksesibilitas dan infrastruktur. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar setiap rupiah dari anggaran tersebut benar-benar terserap secara efektif dan dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.
”Pemerintah daerah harus hadir cepat dan tanggap. Data, perencanaan, dan pelaporan harus tertib agar dana bencana ini bisa dipertanggungjawabkan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di daerah rawan.
Kehadiran jajaran Pemkab Minahasa dalam forum tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola anggaran yang bersih, transparan, dan efektif. Seminar ini diharapkan menjadi acuan bagi setiap OPD untuk mengimplementasikan manajemen dana kedaruratan bencana yang tepat waktu dan akuntabel demi memberikan perlindungan yang maksimal bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Lynda Watania turut didampingi oleh Inspektur Kabupaten Minahasa, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Bagian Hukum Setdakab Minahasa. (nes)

Saat ini belum ada komentar