Ingatkan Kepala Daerah, Ketua KPK Sebut Pengadaan Barang-Jasa serta Mutasi Jabatan Paling Rawan Korupsi
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto. (Foto: Dok/bisnisjatim.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Pengadaan barang dan jasa serta mutasi jabatan di daerah menjadi bidang yang rawan memunculkan perkara korupsi.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan hal itu di Malang, Jawa Timur pada Jumat (18/9/2026).
“KPK memiliki Deputi Koordinasi dan Supervisi. Ada delapan area yang menjadi fokus dan paling banyak ada dua, yakni pengadaan barang dan jasa serta soal mutasi jabatan,” dia menyebutkan.
Selanjutnya dikatakan, kedua bidang tersebut menjadi bagian dari delapan area fokus pencegahan yang ditangani Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK.
“Setiap sektor yang dinilai memiliki potensi korupsi menjadi perhatian dalam upaya pencegahan agar penyalahgunaan kewenangan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Terkait soal mutasi jabatan, ia mengemukakan, seluruh mekanisme pelaksanaannya harus sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
“Proses mutasi yang tidak sesuai prosedur dapat menimbulkan persoalan, termasuk munculnya laporan dari pihak yang merasa dirugikan dan banyak pihak yang akan mengadukan bahwa mutasi itu tidak sesuai prosedur,” tuturnya.
Setyo Budiyanto yang pernah menjabat Kapolda Sulawesi Utara ini mengingatkan agar pemerintah daerah lebih berhati-hati dalam menjalankan kewenangan sehingga potensi terjadinya tindak pidana korupsi dapat ditekan.(nor)

Saat ini belum ada komentar