Disebut PSI Bujuk Kadernya di Daerah Bergabung, Deddy Sitorus: PDI Perjuangan Tidak Khawatir dengan Manuver Tersebut
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus.(Foto: Dok/DPP PDIP)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan partainya tidak khawatir dengan gerakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang disebut membujuk kader-kader partainya untuk bergabung.
Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyatakan hal tersebut dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (16/6/2026).
“PDI Perjuangan tidak merasa khawatir,” tuturnya.
Dia mengungkapkan, manuver PSI di daerah dimulai dengan pendekatan kepada anggota legislatif, kepala daerah, hingga pengurus dan kader partai.
“Memangnya dari dulu dia tidak di PSI, kan anaknya (Kaesang Pangarep) sudah Ketua Umum dan sebelum itu dia membesarkan PSI dengan merekrut orang-orangnya di pemerintahan dan BUMN,” katanya.
Soal hubungan PDIP dengan Jokowi, ia menegaskan bahwa partainya tidak ada hubungan dengan Presiden ke-7 tersebut.
“Bagi kami, urusan dengan Jokowi sudah selesai, sudah dipecat dari keanggotaan partai. Jadi dia mau pakai jaket partai apa pun. Itu urusan Jokowi,” dia menegaskan.
Apakah berdampak tehadap PDIP jika Jokowi bergabung dalam struktur PSI?
Deddy Sitorus menyatakan, hal itu masih terlalu dini untuk disimpulkan.
“Kita lihat saja nanti karena pemilu masih jauh. Namun yang pasti kami terus mengawasi gerakan mereka yang terus menerus berusaha membujuk kader-kader PDIP untuk masuk PSI di berbagai daerah, baik anggota dewan, kepala daerah, hingga pengurus partai dan kader,” ia menambahkan.(*)
- Penulis: Norman Meoko
