Hari Ini Progres Jembatan Perintis Garuda Capai 70,10 Persen, Cuaca Masih Jadi Tantangan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINSEL, INTANA.NEWS – Personel bintara pembina desa (Babinsa) Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa terus mengawal percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Hingga Jumat (5/6/2026), progres fisik infrastruktur penghubung tersebut dilaporkan telah mencapai 70,10 persen.
Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Ranoyapo ini dirancang dengan panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter.
Keberadaannya menjadi salah satu proyek strategis untuk membuka isolasi geografis, sekaligus mendongkrak mobilitas serta konektivitas perekonomian masyarakat setempat.
Pada Jumat pagi sekitar pukul 10.21 WITA, pengerjaan difokuskan pada pengecoran blok angkur di sisi tepi jauh jembatan.
Bagian ini merupakan elemen krusial untuk memperkuat konstruksi utama dan menjaga stabilitas bentangan jembatan gantung agar aman saat digunakan kelak.
Selain melakukan pengawasan teknis di lapangan guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, kehadiran personel Babinsa di lokasi juga bertujuan untuk menjaga ritme kerja dan memberikan motivasi kepada tim pelaksana agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
Meski menunjukkan tren perkembangan yang positif, proyek ini tidak lepas dari kendala alam.
Faktor cuaca yang tidak menentu, ditandai dengan tingginya curah hujan di wilayah Minahasa Selatan dalam beberapa hari terakhir, memaksa tim di lapangan untuk menerapkan sistem kerja adaptif.
Penyesuaian waktu pengerjaan mutlak dilakukan demi menjaga kualitas struktur bangunan serta menjamin keselamatan para pekerja.
Kehadiran TNI dalam proyek ini menegaskan fungsi teritorial yang tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, melainkan juga terlibat aktif dalam akselerasi pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Pengawalan terhadap Jembatan Perintis Garuda ini dipastikan akan terus berjalan hingga seluruh fasilitas rampung dan siap dioperasikan. (nes)
- Penulis: Anes Walean
