Langkah Preventif Lapas Tondano, Deklarasi Bersih dan Razia Kamar Hunian
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Integritas menjadi harga mati bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano.
Jumat (8/5/2026), seluruh jajaran berkumpul untuk satu tujuan. Mereka mendeklarasikan perang terhadap handphone ilegal, narkoba, dan penipuan.
Kepala Lapas Tondano, Yulius Jum Hertantono, memimpin langsung pembacaan ikrar tersebut.
Seluruh pejabat struktural dan pegawai mengikuti prosesi dengan khidmat.
Langkah ini merupakan dukungan nyata terhadap program akselerasi kementerian terkait.
Pihak Lapas juga mengundang Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.
Kehadiran mereka memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan institusi.
Yulius menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi siapa pun yang melanggar.
Seluruh jajaran wajib menjaga marwah dan integritas pemasyarakatan.
”Kami berkomitmen penuh menciptakan lingkungan yang bersih,” ujar Yulius.
Menurutnya, pengawasan ketat harus berjalan secara konsisten. Petugas melakukan langkah deteksi dini guna mencegah gangguan ketertiban.
Hal ini menjadi prioritas utama dalam pelayanan publik di Lapas.
Setelah ikrar selesai, petugas segera bergerak menuju blok hunian. Mereka melakukan sosialisasi sekaligus razia kamar secara mendadak.
Selain itu, petugas melaksanakan tes urine bagi pegawai dan warga binaan. Langkah ini memastikan lingkungan Lapas benar-benar steril dari narkotika.
Melalui aksi nyata, Lapas Tondano ingin mewujudkan wilayah bebas praktik ilegal. (nes)
- Penulis: Anes Walean
