Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Mahasiswa Unima dan Unsrat Terpilih sebagai Duta Kebudayaan Nusa Utara 2026

Mahasiswa Unima dan Unsrat Terpilih sebagai Duta Kebudayaan Nusa Utara 2026

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

​SITARO, INTANA.news – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Manado (Unima) Fabian Anthoni dan mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Queen Sumare resmi dinobatkan sebagai Duta Kebudayaan Nusa Utara 2026.

Keduanya terpilih dalam malam puncak pemilihan yang diselenggarakan oleh Yayasan Nyong Noni Kebudayaan Sulawesi Utara di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

​Ajang yang dipusatkan di Tagulandang tersebut menyaring 20 finalis terbaik dari tiga kabupaten di kawasan Nusa Utara, yakni Kabupaten Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.

Para finalis sebelumnya telah melalui serangkaian tahapan penilaian yang ketat, meliputi pentas budaya hingga uji wawancara.

​Ketua Yayasan Nyong Noni Kebudayaan Sulawesi Utara, Ricky Gerungan, M.Hum., mengungkapkan bahwa pemilihan duta budaya ini bukan sekadar kompetisi seremonial, melainkan wadah strategis untuk mencetak ikon pelestarian kearifan lokal di tengah dinamika perubahan zaman.

​”Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah. Karena itu, kami berharap para duta yang terpilih mampu menjadi penggerak dan teladan dalam memperkenalkan serta mempertahankan kebudayaan Nusa Utara,” ujarnya.

​Selain menjaring figur muda yang peduli terhadap kebudayaan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi antar kabupaten di wilayah Nusa Utara.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendongkrak kemajuan seni, kreativitas pemuda, serta memperkokoh identitas kultural daerah secara berkelanjutan.

​Selama satu tahun ke depan, Fabian dan Queen akan mengemban tugas aktif sebagai representasi generasi muda dalam mempromosikan kekayaan budaya Nusa Utara kepada masyarakat luas, sekaligus menegaskan bahwa pelestarian warisan leluhur merupakan tanggung jawab bersama. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less