Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Minahasa Selatan Capai 70,5 Persen
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINSEL, INTANA.NEWS – Kodim 1302/Minahasa kawal pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) , Kamis (4/6/2026).
Hingga pukul 10.51 WITA, proyek fisik ini telah mencapai 70,5 persen.
Jembatan penyeberangan tersebut membentang di atas Sungai Ranoyapo.
Infrastruktur ini dirancang dengan dimensi ukuran 50 meter kali 1,2 meter.
Aparat teritorial melakukan pendampingan langsung untuk memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai rencana.
Selanjutnya, personel di lapangan hari ini fokus memindahkan material bangunan.
Pasir dan kerikil digeser ke sisi seberang sungai.
Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari persiapan tahapan kelanjutan konstruksi.
Namun, proses pembangunan saat ini menghadapi tantangan alam. Cuaca di lokasi tidak stabil dan sering turun hujan.
Akibatnya, mobilitas pengangkutan material dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan sempat terhambat.
Meskipun demikian, para pekerja bersama aparat pendamping tetap melanjutkan target pembangunan.
Jembatan Perintis Garuda diproyeksikan menjadi sarana penghubung bagi masyarakat.
Infrastruktur ini akan mempermudah akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Oleh karena itu, Kodim 1302/Minahasa melalui Babinsa berkomitmen mengawasi proyek tersebut.
Pengawasan berkala dilakukan agar pembangunan berjalan aman. Melalui pengawalan ini, jembatan diharapkan segera memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)
- Penulis: Anes Walean
