Perkuat Ekosistem JKN, Taman Inisiatif Minahasa Resmi Dihadirkan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS — BPJS Kesehatan menghadirkan Taman Inisiatif di Lapangan God Bless, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (18/6).
Fasilitas publik ini berfungsi sebagai sarana edukasi sekaligus penguat kolaborasi ekosistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Langkah tersebut menjadi upaya nyata dalam menyosialisasikan tata nilai kepada masyarakat luas.

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari. (Foto: intana.news)
Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menegaskan bahwa keberhasilan program strategis nasional memerlukan keterlibatan semua pihak.
Oleh karena itu, sinergi dengan pemangku kepentingan terus diperkuat demi mewujudkan layanan yang mudah, cepat, dan setara.
Sejak tahun 2023, transformasi mutu layanan bertumpu pada empat fondasi utama, yaitu integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif.

Nilai-nilai tersebut tidak hanya berlaku internal, melainkan harus diinternalisasi oleh seluruh ekosistem JKN.
Melalui ruang publik ini, kesadaran warga diharapkan meningkat sehingga program jaminan kesehatan berjalan semakin optimal.
Upaya penguatan ekosistem ini dinilai krusial mengingat skala kepesertaan yang sangat besar.
Per 1 Juni 2026, jumlah kepesertaan JKN telah menembus angka 285 juta jiwa atau mencakup 98 persen total penduduk.

Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey S.Si M.A.P. (Foto:Dok/intana.news)
Untuk melayani cakupan tersebut, BPJS Kesehatan kini mengoperasikan 23.682 fasilitas kesehatan tingkat pertama serta 3.221 rumah sakit rujukan.
Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, memberikan apresiasi terhadap kehadiran sarana edukasi fisik dan promosi kesehatan tersebut.
Pemerintah daerah menilai langkah preventif ini membuktikan pelayanan kesehatan tidak lagi berfokus pada pengobatan semata.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar bersama-sama merawat aset baru ini guna mendukung produktivitas warga secara berkelanjutan.
Bupati Robby menambahkan, keberadaan Taman Budaya BPJS Kesehatan di Taman God Bless diharapkan dapat menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi, dan memperoleh edukasi kesehatan.
Menurutnya, pemanfaatan ruang publik yang sehat merupakan bagian penting dari upaya promotif dan preventif yang perlu ditanamkan sejak dini kepada masyarakat.
“Sinergi yang telah terjalin antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Minahasa harapannya dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat lintas generasi.
Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat bersama-sama mewujudkan masyarakat Minahasa yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tutup Robby.
Respons positif juga datang dari masyarakat setempat yang mulai memanfaatkan fasilitas di area terbuka tersebut.
Yanti, seorang warga Minahasa, menyatakan kehadiran taman ini sangat membantu keluarganya untuk berolahraga secara gratis.
Menurutnya, keberadaan media informasi kesehatan di ruang publik membuat edukasi pencegahan penyakit menjadi lebih mudah dipahami oleh siapa saja. (nes)
- Penulis: Anes Walean
