Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Lewat KEM PPKF
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto. (Foto:BPMI Setpres)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,5 persen pada tahun 2027 saat memaparkan KEM PPKF dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (20/05/2026).
Oleh karena itu, pemerintah merancang strategi fiskal yang ekspansif namun tetap terukur.
Pendapatan negara ditargetkan sebesar 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB.
Sementara itu, belanja negara dialokasikan pada kisaran 13,62 sampai 14,80 persen PDB.
Melalui belanja tersebut, pemerintah fokus membiayai berbagai program prioritas nasional.
Kebijakan ini diharapkan dapat menstimulus sektor riil secara berkelanjutan.
Selanjutnya, defisit anggaran akan dikendalikan pada rentang 1,80 hingga 2,40 persen PDB.
”Pertumbuhan ekonomi harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata,” ujar Presiden Prabowo di hadapan anggota dewan.
Pada akhirnya, pertumbuhan ini ditargetkan mampu menurunkan angka kemiskinan menjadi 6,0 hingga 6,5 persen.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga ditekan hingga kisaran 4,30 sampai 4,87 persen. (Sumber: BPMI Setpres)
- Penulis: Anes Walean
