Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Puan Tanggapi Pernyataan Ketum Projo Budi Arie, Minta Semua Pihak Ikuti Konstitusi Saja!

Puan Tanggapi Pernyataan Ketum Projo Budi Arie, Minta Semua Pihak Ikuti Konstitusi Saja!

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Pernyataan Ketua Umum (Ketum) Projo, Budi Arie Setiadi yang menyebutkan bahwa kemungkinan terjadi pergantian kepemimpinan nasional berlangsung lebih cepat dari Pemilu 2029 ditanggapi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani.

Kepada awak media di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Kamis (27/8/2026), Puan yang juga politisi Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) mengatakan, sesuai dengan konstitusi agar semua pihak mengikuti ketentuan konstitusi terkait masa pemerintahan dan pelaksanaan pemilu.

“Sesuai dengan konstitusi, pemerintahan itu berjalan sesuai undang-undangnya per lima tahun. Jadi ikuti konstitusi yang ada dan ya sebagai warga negara yang taat hukum ya ikuti semua aturan itu dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ditegaskan bahwa pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sesuai ketentuan yang berlaku.”Pemilu per lima tahun ya kita lakukan setiap lima tahun,” ia menambahkan.

Sebelumnya, Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi dalam video yang viral di media sosial menyebutkan bahwa kemungkinan bakal terjadinya “percepatan” sebelum Pemilu 2029.

Dalam video yang beredar luas itu, Budi yang mantan Menteri Koperasi (2024-2025), Menteri Komunikasi dan Informatika (2023-2024) serta Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (2019-2023) itu menyampaikan pandangannya saat duduk bersama Presiden ke-7 Jokowi.

Budi menyebutkan, dirinya melihat sejumlah anomali di tengah masyarakat.

“Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi. Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari Pak. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong pemilu ’29, pemilu ’29. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?,” kata Budi dalam video tersebut.

Namun belakangan Budi menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya tersebut yang telah memicu kegaduhan politik.

Ia mengatakan bahwa pernyataan dirinya terkait kemungkinan pergantian kekuasaan lebih cepat dari 2029 merupakan analisis pribadinya dan tidak berkaitan dengan Presiden ke-7 Jokowi.

PSI Sebut Wujud Kekecewaan Budi Arie

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus juga telah merespons pernyataan Ketua Umum Relawan Projo, Budi Arie Setiadi itu.

“Jadi gini. Ya sangat disayangkan gitu bahwa hal-hal seperti itu harus mengemuka di saat hubungan antara Pak Jokowi dengan Pak Prabowo itu masih baik-baik saja. Jadi ini kami melihatnya adalah hanya kepentingan pribadi dari Budi Arie. Ya kepentingan pribadi yang lebih menguat di situ,” tuturnya, Selasa (25/8/2026).

Dia menduga pernyataan tersebut berkaitan dengan kekecewaan pribadi Budi setelah tidak lagi menjabat sebagai menteri dan tidak diterima bergabung dengan sejumlah partai politik.

“Mungkin karena banyak kekecewaan yang dia alami, berhenti jadi menteri, kemudian masuk ke partai Pak Prabowo nggak diterima, ditolak, mau ke PSI juga kami sudah menyatakan tidak akan menerima. Jadi dia seharusnya bisa melihat itu sebagai pelajaran atas apa yang dia pernah lakukan,” katanya.

“Budi seharusnya menyampaikan pandangan tersebut secara pribadi tanpa membawa nama atau keberadaan Jokowi yang berada di sampingnya. Jangan nanti akhirnya kemudian mengungkapkan hal-hal yang seperti ini ke depan publik meminjam wajah Pak Jokowi yang lagi duduk di sebelahnya,” tuturnya.

Dia menyebutkan apa yang dilakukan Budi itu seperti perbuatan gelandangan politik.

“Yang ke sana nggak, ke sini nggak, tapi lebih banyak mengeluh saja. Kemudian menyatakan bahwa kondisi bisa terjadi percepatan suksesi segala macam. Ini kan sama dengan melempar bola panas yang bisa ditanggapi negatif oleh para pihak dan berpotensi ini merusak hubungan antar dua tokoh bangsa gitu loh,” dia menyebutkan.

Bestari mengaku tidak memahami maksud Budi menyampaikan pernyataan tersebut. Namun, ia menduga ada kepentingan politik tertentu di balik wacana tersebut.

Ia juga menilai Budi seharusnya menyampaikan pendapatnya sebagai pribadi tanpa melibatkan Jokowi.

Dia mengatakan, gestur Jokowi dalam video tersebut memperlihatkan ketidaksetujuan terhadap pernyataan yang dilontarkan Budi.

“Kita kan melihat bahwa betapa gestur Pak Jokowi memperlihatkan tidak sepakat dengan itu, bahkan mungkin kecewa kali ya kok ada acara seperti itu. Padahal, kalau betul-betul dia adalah pendukung Pak Jokowi, mosok kupingnya Budi Arie itu nggak pernah denger bahwa Pak Jokowi memerintahkan kami di PSI untuk dukung Prabowo-Gibran dua periode,” ia menambahkan.(nor)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulawesi Utara Tuntaskan Revitalisasi 225 Satuan Pendidikan

    Sulawesi Utara Tuntaskan Revitalisasi 225 Satuan Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mempertegas komitmen pembangunan peradaban melalui transformasi infrastruktur pendidikan yang inklusif. Wakil Gubernur Sulawesi Utara J. Victor Mailangkay menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Mendikdasmen di SMK Negeri 3 Tondano, Kabupaten Minahasa, Rabu (22/4/2026). ​Sebanyak 225 sekolah di seluruh Sulawesi Utara telah menjalani proses revitalisasi total. Pada kesempatan ini, pemerintah […]

  • Kepala BKN Dorong Manajemen Talenta ASN, Minahasa Sukses Terapkan 14 Kebijakan Pro-Karier

    Kepala BKN Dorong Manajemen Talenta ASN, Minahasa Sukses Terapkan 14 Kebijakan Pro-Karier

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MANADO, INTANA.NEWS — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menegaskan pentingnya penguatan manajemen talenta untuk mewujudkan pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berbasis kompetensi, potensi, kinerja, dan prestasi. ​Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta yang digelar di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Kamis (24/9/2026). Dalam kesempatan itu, […]

  • Pj Bupati Tendean Raih Apresiasi Kemendagri, Berbagai Sektor Minahasa Tunjukkan Progres Signifikan

    Pj Bupati Tendean Raih Apresiasi Kemendagri, Berbagai Sektor Minahasa Tunjukkan Progres Signifikan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy R.P. Tendean, S.IP, M.Si, hadir dalam kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Tugas Penjabat Kepala Daerah Triwulan I Tahun 2024 di Ruang Pertemuan Utama, Lantai 8, Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta, Rabu (9/1/2025). Evaluasi tersebut bertujuan untuk menilai keberhasilan Pj Bupati dalam melaksanakan tugasnya sebagai kepala daerah. Tim […]

  • Bupati Franky Wongkar Perkuat Sinergi Program Nasional di Minahasa Selatan

    Bupati Franky Wongkar Perkuat Sinergi Program Nasional di Minahasa Selatan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINSEL, INTANA.NEWS – Bupati Minahasa SELATAN (Minsel) Franky Donny Wongkar menerima kunjungan reses Komisi IX DPR RI. Wakil Bupati Theodorus Kawatu turut mendampingi dalam pertemuan resmi tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bupati Minahasa Selatan pada Rabu (22/4/2026). ​Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene memimpin rombongan tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk mengawasi pelaksanaan […]

  • Siap-siap! Awal Tahun Depan 50 Juta Orang Bakal Dapat Bansos Langsung Melalui Rekening Bank

    Siap-siap! Awal Tahun Depan 50 Juta Orang Bakal Dapat Bansos Langsung Melalui Rekening Bank

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Mulai tahun 2027 Pemerintah bakal mengucurkan bantuan sosial (bansos) secara langsung melalui rekening bank kepada 50 juta orang yang merupakan masyarakat dengan kategori desil 1-4. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan hal itu di Jakarta pada Kamis (10/9/2026). Dia menjelaskan, pemberian bansos melalui rekening ini merupakan bagian dari digitalisasi […]

  • Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Kembali Diperiksa Usai Berstatus Tahanan Rutan KPK

    Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Kembali Diperiksa Usai Berstatus Tahanan Rutan KPK

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Usai kembali berstatus sebagai tahanan Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas kembali menjalani pemeriksaan pada Rabu (25/3/2026). Yaqut Cholil Qoumas diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pembagian kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun anggaran 2023–2024. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan hal […]

expand_less