Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Ketua DPR Puan: Polri Harus Buktikan Komitmennya sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat
- account_circle Norman Meoko
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua DPR, Puan Maharani.(Foto:Dok/dpr.go.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, INTANA.NEWS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Polri harus terus membuktikan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta pada Rabu (1/7/2026).
Dia mengingatkan bahwa Polri memiliki tugas pokok untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, di Hari Bhayangkara 2026 pada hari ini maka harus menjadi momentum untuk memperkuat legitimasi Polri sebagai institusi yang berada di garis terdepan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, sekaligus melayani masyarakat di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
“Keberhasilan Polri pada era modern tidak lagi semata diukur dari banyaknya perkara yang berhasil diungkap atau pelaku yang ditangkap. Ukuran yang jauh lebih penting adalah sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan kepolisian yang cepat, profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi warga negara,” tuturnya.
Pada bagian lain, Puan menyatakan bahwa penguatan profesionalisme Polri perlu diikuti dengan peningkatan sistem akuntabilitas publik. Karena kepercayaan masyarakat merupakan modal utama institusi penegak hukum.
Terkait hal itu maka dia melanjutkan bahwa setiap keberhasilan penegakan hukum, pelayanan masyarakat, maupun pembenahan internal harus dibangun melalui mekanisme yang terbuka, dan terukur serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan negara.
Ia menambahkan, Polri diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai institusi negara yang mampu menjaga stabilitas nasional pada usianya yang ke-80.
“Polri sebagai mitra masyarakat harus dapat menghadirkan rasa aman, kepastian hukum, dan keadilan yang menjadi fondasi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas,” katanya.(*)
- Penulis: Norman Meoko
