Paripurna DPRD Minahasa, Forkopimda dan Pemkab Simak Pidato Kenegaraan Presiden
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 54 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, INTANA.NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa, Tondano, Jumat (14/8/2026).

Agenda persidangan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2026 dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Rapat Paripurna Istimewa dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Frangky Wolayan, SE, didampingi Wakil Ketua I Putri Marlin Pontororing, SE., MM., dan Wakil Ketua II Adrie Kamasi, SH., MH.
Turut hadir jajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, Kajari Minahasa Rama Eka Darma, serta perwakilan Kodim 1302/Minahasa. Agenda ini juga diikuti jajaran pimpinan OPD, camat, hingga pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Minahasa.

Rapat paripurna ini menjadi momentum penting bagi unsur penyelenggara pemerintahan di daerah untuk menyimak capaian pembangunan nasional sekaligus menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan pemerintah pusat.
Dalam pidato kenegaraannya yang disimak secara virtual conference (vicon), Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan berbagai langkah strategis selama 21 bulan masa pemerintahannya.
Sedikitnya 121 kebijakan transformatif telah ditetapkan dan dijalankan untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa yang tertunda selama berpuluh-puluh tahun.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan nasional memerlukan sinergi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat.
”Indonesia dibangun untuk kemakmuran seluruh rakyat, bukan hanya untuk dinikmati oleh segelintir orang. Mengatasi kesulitan rakyat adalah prioritas utama pemerintahan ini,” tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya.
Selain itu, ditayangkan juga kilas kinerja pemerintahan yang menyoroti keberhasilan swasembada pada delapan komoditas pangan utama serta pemenuhan protein masyarakat.
Pemerintah pusat menargetkan swasembada bawang putih dan daging sapi dapat tercapai dalam tiga tahun ke depan.
Untuk memperkuat kedaulatan ekonomi daerah, pengoperasian Koperasi Desa Merah Putih disasar mencapai 30.000 unit hingga akhir tahun 2026 guna menguasai rantai pasok dan mencegah spekulasi harga.
Seluruh jajaran Forkopimda dan Pemkab Minahasa menyimak jalannya pidato kenegaraan dengan khidmat hingga usainya seluruh rangkaian sidang menjelang tengah hari. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar