Senator Stefanus Liow Sebut ABPEDNAS Bukan Sekadar Wadah, tapi Bawa Program Konkret hingga Pelosok Desa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Stefanus B.A.N. Liow. (Foto: intana.news)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.news – Senator asal Sulawesi Utara yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulut, Stefanus B.A.N. Liow, menegaskan pentingnya kehadiran organisasi yang dipimpinnya untuk langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Komitmen ini diwujudkan melalui aksi bakti sosial pelayanan kesehatan gratis dan pembagian kacamata di Camp James Cafe dan Resto, Desa Sinuian, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang diinisiasi bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara dan Srikandi Jaga Desa ini turut dihadiri oleh Kepala Kejati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy selaku Dewan Penasehat DPD ABPEDNAS Sulut, Kepala Kejari Minahasa Rama Eka Darma, S.H., M.H., serta Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Gresty Natalia bersama jajaran pengurus.
Dalam keterangannya, Stefanus B.A.N. Liow menjelaskan bahwa ABPEDNAS hadir sebagai sayap organisasi yang tidak sekadar menjadi wadah, melainkan membawa arahan program prioritas serta panduan teknis langsung di lapangan.
Wujud nyata kepedulian organisasi ini ditunjukkan melalui aksi sosial berupa pelayanan kesehatan gratis dan pembagian kacamata, hasil kerja sama dengan Dinas Kesehatan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang dirancang berkelanjutan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ia menambahkan, sinergi yang dibangun bersama pihak Kejaksaan Tinggi dan pemerintah daerah ini juga dimanfaatkan untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi warga.
Sebagai Anggota DPD RI, Stefanus berkomitmen untuk menindaklanjuti dan memperjuangkan aspirasi tersebut demi kepentingan masyarakat di daerah.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Stefanus memastikan bahwa ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa akan terus memperkuat jejaring kerjanya hingga ke pelosok desa dan kelurahan.
Konsolidasi wilayah dilakukan dengan memastikan kepengurusan terbentuk di setiap kabupaten/kota di Sulawesi Utara, yang mulai bulan depan (September 2026) akan dilanjutkan dengan musyawarah di tingkat kecamatan demi memperluas cakupan pelayanan.
Gerakan ini semakin kuat berkat dukungan Srikandi Jaga Desa yang digawangi berbagai latar belakang profesi, mulai dari dosen, pengusaha, hingga anggota DPRD untuk menyatukan visi kuat di bawah semangat membangun desa, menata kota demi kesejahteraan masyarakat luas. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar