Wapres Gibran Puji Materi ‘Mental Health’ Pemuda GPdI, Gubernur Sulut: Selaras dengan Asta Cita
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINUT, INTANA.NEWS — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Senin (29/6/2026).

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.(Foto:Dok/istimewa)
Kunjungan kerja ini menjadi agenda lanjutan Wapres setelah sebelumnya membuka perkemahan santri PERMATA CAI ke-47 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menilai kehadiran Wapres di tengah puluhan ribu pemuda gereja ini memperkuat pesan pentingnya menjaga persatuan nasional secara konsisten di tengah keberagaman bangsa.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyatakan, pelaksanaan perkemahan ini berjalan beriringan dengan komitmen daerah dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Fokus utamanya adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter, sekaligus memperkokoh nilai-nilai toleransi kebangsaan.
Dalam sambutannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka mengingatkan generasi muda agar menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa, bukan faktor pemecah belah.
“Sebagai bangsa yang majemuk, sebagai bangsa yang berbineka, kita perlu benar-benar menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai-nilai toleransi. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah belah,” ujar Wapres.

Wapres juga memberikan apresiasi terhadap materi perkemahan yang dinilai komprehensif.
Selain pembinaan rohani, panitia menyertakan materi mengenai kesehatan mental (mental health), kepemimpinan (leadership), serta wawasan pemerintahan.
Menurut Wapres, kurikulum seperti ini efektif membekali anak muda dengan kompetensi sosial dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Berdasarkan data panitia, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 27.000 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia hingga mancanegara.
Dalam sesi dialog, Charlotte The Darmawan, peserta dari Sekolah Indonesia Bangkok, Thailand, menjelaskan bahwa motivasinya mengikuti perkemahan ini adalah untuk memperdalam nilai spiritual sekaligus memperluas relasi antardaerah.
Sementara itu, Dhani Abraham, peserta asal Kota Gorontalo, menyatakan kehadirannya dalam forum ini didasari atas kesadaran pribadi untuk mengikuti pembinaan karakter.
Di akhir agenda, Wapres menyampaikan terima kasih atas kontribusi aktif GPdI dalam mendukung pembangunan kepemudaan serta merawat stabilitas perdamaian di Indonesia.
Turut hadir mendampingi Wapres dalam pembukaan kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, dan Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar. (nes)
- Penulis: Anes Walean
