Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Berkat Arahan Presiden Prabowo, PPATK Sebut Pemain Judi Online Berkurang Hampir 68,32 Persen

Berkat Arahan Presiden Prabowo, PPATK Sebut Pemain Judi Online Berkurang Hampir 68,32 Persen

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INTANA.NEWS – Pertumbuhan judi online sudah berhasil dikurangi jauh di atas 50 persen terutama dari sisi jumlah pemain judi online dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat sekitar 80 persen pemain judi online adalah masyarakat dengan penghasilan Rp 5 juta ke bawah.

Namun hingga kuartal ketiga 2025 ternyata jumlah pemain dari kelompok ini berkurang hampir 68,32 persen.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana di Jakarta pada Kamis (6/11/2025).

Dia mengatakan, dibandingkan dengan tahun 2024 maka jumlah pemain dengan kategori penghasilan rendah berkurang 67,92 persen.

Ia mengungkapkan, secara keseluruhan jumlah pemain judi online hingga kuartal ketiga kemarin sudah berkurang 68,32 persen dibandingkan tahun 2024.

“Penurunan itu merupakan hasil nyata dari kolaborasi berbagai lembaga pemerintah yang bekerja di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Ivan menambahkan, upaya pemerintah pemblokiran situs, penindakan rekening, dan pelaporan transaksi, mencerminkan keseriusan pemerintah melindungi masyarakat dari dampak judi online.

Pengaruh Ekosistem Digital

Terkait judi online, Sosiolog Universitas Gadjah Mada, Andreas Budi Widyanta menjelaskan alasan mengapa judi online terus berkembang pesat di tengah situasi lesunya ekonomi di tanah air.

“Sejak era teknologi digital ini masuk, judi online ini bagian dari tantangannya. Sebuah sistem yang dibuat dengan gamifikasi, sehingga memunculkan rasa senang dan kenikmatan sehingga orang akan terus bermain,” katanya.

Menurutnya, banyak orang yang belum menyadari bahwa kalah atau menang dalam judi online bukan soal peruntungan, namun merupakan bagian dari sistem yang mengatur dan memunculkan rasa kecanduan.

Pada akhirnya, sistem tersebut sudah didesain untuk memberikan untung bagi korporasi. Ditambah kemudahan akses dan simplifikasi pada sistem judi online juga menjadi faktor terbesar seseorang terjerat di dalamnya.

Andreas Budi Widyanta menyatakan, ekosistem digital sangat mendukung aksesibilitas judi online, seperti tautan mobile banking atau layanan top-up dan juga pinjaman online. Sistem digital memungkinkan layanan-layanan tersebut saling terhubung sehingga korban dapat menyalurkan uang hanya dengan beberapa kali sentuhan di layar gawai.

“Lingkaran setan itu saling terhubung, korban jadi sulit punya kontrol atas hawa nafsu dan kecanduan mereka,” tuturnya seperti dikutip dari ugm.c.id.

Indonesia dengan jumlah populasi mencapai 284 juta jiwa tentu merupakan pasar yang empuk bagi korporasi judi online. Apalagi berdasarkan data, jumlah pengguna internet terus naik setiap tahunnya.

Menurut dia, bisa jadi fenomena judi online juga dimanfaatkan dalam technopolitics sebagai alat intervensi atau eksploitasi politik. “Polemik judi online bukan masalah yang mengakar kuat pada satu sektor tertentu, melainkan sudah menjaring di berbagai sektor, saling terhubung, dan sulit ditangani,” ujarnya.

Keterlibatan Politikus

Tentang isu keterlibatan politikus Indonesia dalam jaringan judi online, Andreas Budi Widyanta mengakui bahwa bukan rahasia lagi jika siapapun bisa terlibat dalam sistem judi online ini. Judi online menyasar tanpa pandang bulu, tidak terpaku pada status ekonomi, jabatan, kewarganegaraan, siapapun bisa terjerat dalam sistem sebagai korban maupun pelaku.

“Tidak aneh juga jika pejabat publik terlibat atau ada afiliasi partai politik tertentu. Ini menunjukkan bahwa negara tidak tunggal, pejabat sendiri bisa ambil bagian,” dia menambahkan.(nor)

  • Penulis: Norman Meoko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menekan Laju Inflasi Akibat Dinamika El Nino, Pemkab Minahasa Gelar Pasar Murah Beras Premium

    Menekan Laju Inflasi Akibat Dinamika El Nino, Pemkab Minahasa Gelar Pasar Murah Beras Premium

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    TONDANO, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Perdagangan kembali menggelar pasar murah tahap kedua untuk menekan dampak inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan akibat fenomena El Nino, Selasa (4/8/2026), di depan Gereja Sentrum Tondano. ​Dalam kegiatan ini, Pemkab Minahasa menyediakan 2.000 kilogram beras berkualitas premium yang dijual seharga Rp58.000 per kemasan 5 […]

  • Terima Kunjungan PWI Pusat, Jaksa Agung ST Burhanuddin Ajak Pers Sampaikan Informasi Akurat dan Bangun Kepercayaan Publik

    Terima Kunjungan PWI Pusat, Jaksa Agung ST Burhanuddin Ajak Pers Sampaikan Informasi Akurat dan Bangun Kepercayaan Publik

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir silaturahmi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta pada Kamis (13/11/2025). Dalam kesempatan itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan, Kejaksaan Agung selalu terbuka terhadap komunikasi dan kerja sama dengan media, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Silakan teman-teman di daerah menjalin […]

  • Satreskrim Polres Minahasa Cek Antrean BBM Subsidi, Tindak Lanjuti Dugaan Penyelewengan

    Satreskrim Polres Minahasa Cek Antrean BBM Subsidi, Tindak Lanjuti Dugaan Penyelewengan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Polres Minahasa melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) mengambil langkah proaktif dengan melakukan pengecekan mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Rabu (12/11/2025) sore. Pengecekan ini bertujuan untuk mengawasi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi serta mencegah potensi penyalahgunaan. Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Minahasa […]

  • Bapenda Minahasa Minta Warga Abaikan Hoaks dari Akun Bodong Facebook

    Bapenda Minahasa Minta Warga Abaikan Hoaks dari Akun Bodong Facebook

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Minahasa meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan akun bodong di media sosial Facebook. Hoaks tersebut dinilai sengaja digulirkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menggiring opini negatif terkait pendapatan daerah. ​Kepala Bapenda Minahasa, Jeffry M. Tangkulung, menyayangkan adanya upaya disinformasi tersebut. Ia menegaskan bahwa […]

  • Pilhut Serentak 126 Desa Minahasa Dijadwalkan Juni 2026, Sekda Watania: Anggaran Rp 2,9 Miliar Sudah Disiapkan

    Pilhut Serentak 126 Desa Minahasa Dijadwalkan Juni 2026, Sekda Watania: Anggaran Rp 2,9 Miliar Sudah Disiapkan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak tahun 2026. Sebanyak 126 desa akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa ini pada Juni 2026, dengan total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 2,9 miliar. Kepastian pelaksanaan Pilhut serentak di ratusan desa tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri […]

  • Polisi Tangkap Dua Pemuda Pelaku Penikaman di Minahasa

    Polisi Tangkap Dua Pemuda Pelaku Penikaman di Minahasa

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS — Tim Resmob Polres Minahasa menangkap dua pemuda pelaku penikaman terhadap seorang pelajar di Tondano. Polisi membekuk para pelaku pada Senin (23/3/2026) pukul 18.00 WITA. ​Kedua pelaku tersebut berinisial CU (22) dan BM (17). CU merupakan warga Wawalintouan. Sementara itu, BM adalah pelajar asal Watulambot. ​Korban penikaman adalah AW (19), pelajar asal Tataaran […]

expand_less