Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » JK Sebut Jokowi Jadi Presiden Karena Dirinya, Dijawab Jokowi: Saya Ini Cuma Orang Kampung!

JK Sebut Jokowi Jadi Presiden Karena Dirinya, Dijawab Jokowi: Saya Ini Cuma Orang Kampung!

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INTANA.NEWS – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) menyebut bahwa Jokowi menjadi presiden karena dirinya.

“Kasih tahu semua itu termul-termul itu. Jokowi jadi Presiden karena saya. Setuju? Setuju. Tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden,” kata JK  di kediamannya, Jakarta pada Sabtu (18/4/2026).

Lantas apa tanggapan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terkait hal itu?

Jokowi menyatakan, dirinya bukan siapa-siapa.

“Saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” kata Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah pada Senin (20/4/2026).

Soal dirinya menjadi presiden bisa rusak negara, Jokowi menegaskan bahwa jika yang menilai bukan dirinya.

“Yang menilai bukan saya (dianggap merusak negara),” ia menambahkan.

Sebelumnya, JK buka suara di tengah fitnah yang menyerang dirinya terkait polemik ijazah.

Banyak pihak yang kerap mendiskreditkan hubungan JK dengan Jokowi.

Terkait hal itu, JK mengingatkan kembali peran vitalnya dalam membawa Jokowi ke kancah politik nasional.

Dia menyebutkan bahwa dirinya turun tangan langsung untuk meyakinkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri agar membawa dan mengusung Jokowi ke Jakarta sebagai Calon Gubernur DKI.

Menurut JK, keberhasilan di Ibu Kota Jakarta itu yang menjadi batu loncatan Jokowi hingga melenggang ke kursi kepresidenan.

Bahkan saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, JK menyebut posisinya sebagai calon wakil presiden adalah permintaan langsung dari Megawati untuk mendampingi Jokowi.

“Ibu Mega bilang ‘Jangan, Pak Jusuf dampingi’. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Jusuf Wakil-nya. Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak ada pengalaman,” JK menambahkan.(*)

  • Penulis: Norman Meoko

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pengurus KORPRI Minahasa Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

    Dewan Pengurus KORPRI Minahasa Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Denny Mangala, mengukuhkan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Minahasa. Prosesi pengukuhan masa bakti 2026-2031 ini berlangsung di Kantor Bupati Minahasa, Jumat (17/4/2026). ​Denny Mangala menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus baru. Ia mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Selain itu, Denny […]

  • Di Sidang Raya KGPM, Gubernur Sulut Ingatkan Pentingnya Sinergi Pemerintah-Lembaga Agama

    Di Sidang Raya KGPM, Gubernur Sulut Ingatkan Pentingnya Sinergi Pemerintah-Lembaga Agama

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 5
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS — Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri menghadapi berbagai krisis dunia saat ini. Kerja sama antara pemerintah dan pihak gereja mutlak diperlukan untuk membangun fondasi kemajuan di Sulawesi Utara. Hal itu ditegaskan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, saat menghadiri Sidang Raya XXXV Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) di Kiawa Resort, […]

  • Empat Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Mulai Disidang

    Empat Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Mulai Disidang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 72
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI) terkait kasus menyiram air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus mulai disidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu (29/4/2026). Keempat terdakwa yakni Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu (Lettu) Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetya, serta Lettu Sami Lakka. […]

  • Safari Politik Jokowi Bersama PSI Dimulai, Gerindra: Itu Tandanya Kondisi Kesehatan Beliau Sudah Membaik

    Safari Politik Jokowi Bersama PSI Dimulai, Gerindra: Itu Tandanya Kondisi Kesehatan Beliau Sudah Membaik

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Jumat (26/6/2026) memulai Safari Politik. Jokowi sendiri berangkat ke Lampung memakai atribut berupa topi dan baju PSI. Sesuai jadwal, di Lampung dia bakal menyampaikan pidato pidato pada Rakorda PSI di Mesuji dan Tulang Bawang. Lantas apa komentar Partai Gerindra terkait Safari […]

  • Menguat Gelombang Penolakan Budi Arie Setiadi Bergabung ke Gerindra Disebut Bakal Rusak Partai

    Menguat Gelombang Penolakan Budi Arie Setiadi Bergabung ke Gerindra Disebut Bakal Rusak Partai

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Gelombang penolakan Ketua Umum Projo yang juga mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi bergabung Partai Gerindra terus menguat. Terbaru, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno menyatakan bahwa Gerindra Solo menolak Budi Arie Setiadi gabung Partai Gerindra. “Solo sendiri juga sama (menolak), tidak begitu bisa menerima, Budi Arie Projo masuk Gerindra,” […]

  • Resmob Minahasa Ringkus Dua Pelaku Penganiayaan di Tondano Timur

    Resmob Minahasa Ringkus Dua Pelaku Penganiayaan di Tondano Timur

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Anes Walean
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – Tim Resmob Polres Minahasa berhasil meringkus dua dari tiga pelaku penganiayaan yang terjadi pada September lalu di Tondano Timur, Para pelaku, JP (21) dan RW (24), ditangkap setelah buron selama empat bulan. Peristiwa bermula saat korban, VM (17), dihampiri oleh para pelaku di depan Toko Mister DIY. Tanpa sebab yang jelas, JP […]

expand_less