Perayaan 25 Tahun Imamat Pastor Fanny, Wabup Vanda Ajak Umat Rawat Kerukunan
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS — Wakil Bupati (Wabup) Minahasa Vanda Sarundajang menyampaikan pentingnya sinergi antara tokoh agama dan pemerintah daerah sebagai kunci menjaga stabilitas masyarakat.
Kerukunan dan semangat gotong royong dinilai sebagai fondasi utama dalam mengawal pembangunan di Tanah Minahasa.
Hal tersebut disampaikan Wabup Vanda saat menghadiri perayaan syukur 25 tahun pelayanan imamat (Pesta Perak) Pastor Fanny Stephanus Manengkey MSC di Kasuang Spiritual Center, Minahasa, Minggu (10/5/2026).
Misa syukur dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.
Perayaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Minahasa, pejabat eselon dua, serta umat dan dewan pastoral paroki.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyampaikan bahwa perjalanan 25 tahun pengabdian Pastor Fanny merupakan bentuk nyata dari keteguhan iman.
Dedikasi tersebut dinilai telah memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas.
”Pemerintah memberikan penghormatan atas dedikasi Pastor Fanny dalam melayani masyarakat. Sosok imam berperan sentral sebagai teladan kehidupan dan pembawa damai yang tulus,” ujar Vanda saat membacakan sambutan Bupati Minahasa.
Vanda menambahkan bahwa pemerintah daerah menempatkan institusi gereja sebagai mitra strategis.
Kolaborasi ini bertujuan untuk membentuk karakter masyarakat yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki tingkat toleransi yang tinggi.
Kehadiran tokoh agama, menurut Vanda, sangat membantu pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai persaudaraan.
Modal sosial ini dianggap krusial agar stabilitas daerah tetap terjaga di tengah dinamika sosial yang ada.
”Sinergi ini sangat krusial dalam menjaga kerukunan daerah. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama terus menguat demi keharmonisan Minahasa,” tegasnya.
Selain aspek spiritual, Wakil Bupati juga mengajak jemaat dan masyarakat untuk mendukung program strategis daerah, khususnya terkait penguatan ketahanan pangan dan kebersihan lingkungan. (nes)
- Penulis: Anes Walean
