Kodim 1302/Minahasa Gelar Karya Bakti di Masjid Al-Muhajirin Tomohon
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOMOHON, INTANA.NEWS – Sabtu sejuk, 23 Mei 2026. Jarum jam baru saja menyentuh angka 09.00 WITA saat halaman Masjid Al-Muhajirin, Kelurahan Walian, Tomohon Selatan, mendadak hidup.
Para prajurit berpakaian loreng dari Kodim 1302/Minahasa berkumpul di sana, bukan membawa senjata, melainkan sekop, cangkul, dan alat pertukangan.
Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S. memimpin langsung aksi bertajuk Karya Bakti ini.
Tepat pukul 09.01 WITA, setelah apel singkat yang terarah, tugas langsung dibagi. Dua menit kemudian, gerakan massal dimulai.
Tomohon, yang dikenal sebagai Kota Bunga, hari itu memamerkan esensi indahnya, toleransi dan gotong royong yang nyata.
Tantangan fisik hari itu lumayan menguras keringat. Sebuah gunungan pasir hitam di halaman masjid harus dipindahkan dan diratakan.
Tanpa canggung, para prajurit langsung menghujamkan sekop bersama jemaah dan warga setempat.
Di sudut lain, sebagian warga sibuk merapikan sisa material bangunan pada struktur fisik masjid yang sedang dibenahi.
Secara sosiologis, kegiatan ini bukan sekadar urusan memindahkan pasir atau semen.
Ini adalah ritus merawat kebersamaan dan memperkokoh fondasi persaudaraan sipil-militer.
Bagi Kodim 1302/Minahasa, aksi di Tomohon Selatan ini bukan sekadar pemenuhan program kerja teritorial tahunan.
Ini adalah manifestasi hidup dari doktrin lama yang tetap relevan, Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.
Kehadiran prajurit di tengah renovasi tempat ibadah ini menjadi bukti konkret bahwa negara hadir, bahu-membahu di wilayah BINAAN. (*)
- Penulis: Anes Walean
