Franky Wolayan Dilantik Jadi Ketua DPRD Minahasa 2026–2029, Sinergitas Eksekutif-Legislatif Terus Berlanjut
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONDANO, INTANA.NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar rapat paripurna pengucapan sumpah dan janji Franky Wolayan sebagai Ketua DPRD sisa masa jabatan 2024–2029.
Pelantikan berlangsung di Ruang Sidang DPRD Minahasa, Senin (6/7/2026) menandai babak baru penguatan sinergi tata kelola pemerintahan daerah.
Franky Wolayan menggantikan pejabat sebelumnya, Robby Longkutoy, untuk memimpin sisa masa jabatan hingga tahun 2029.

Agenda penting ini dihadiri langsung Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si.,M.A.P., Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., M.A.P., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM.,M.Si., serta Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Utara Dr. Jemmy Stani Kumendong yang hadir mewakili Gubernur Sulut.
Prosesi pengucapan sumpah janji tersebut dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Tondano, Dr. Erenst Jannes Ulaen, S.H., M.H.
Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang saat Franky Wolayan menumpangkan tangan di atas kitab suci dan melafalkan sumpah jabatan.
Pimpinan baru DPRD tersebut berkomitmen penuh untuk memenuhi kewajibannya secara adil, jujur, dan demi kemaslahatan masyarakat Minahasa berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP. (Foto:Dok/istimewa)
Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., dalam sambutannya menyatakan, pergantian pimpinan merupakan hal wajar dalam dinamika organisasi demokrasi untuk menjaga keberlanjutan pelayanan.
Ia menegaskan bahwa eksekutif dan legislatif harus berjalan beriringan demi mempercepat pembangunan daerah.
”Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD adalah modal utama untuk merumuskan kebijakan yang berpihak pada rakyat, baik dalam sektor infrastruktur, ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan,” kata Bupati Robby.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Robby Longkutoy yang dinilai telah meletakkan fondasi demokrasi yang baik di Minahasa.

Inspektur Daerah Sulawesi Utara, Dr. Jemmy Stani Kumendong. (Foto:intana.news)
Sementara itu, Inspektur Provinsi Sulut Dr. Jemmy Stani Kumendong yang membacakan sambutan Gubernur meminta pimpinan DPRD yang baru untuk mengoptimalkan tiga fungsi konstitusional dewan, yaitu legislasi yang progresif, penganggaran APBD yang pro-rakyat, serta pengawasan yang akuntabel.
Ditemui seusai pelantikan, Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan program kerja yang telah berjalan.

Mengenai latar belakangnya sebagai tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) adat atau Tonaas, Franky berkomitmen untuk merangkul semua elemen.
”Jabatan ini adalah amanah besar. Latar belakang saya di ormas justru menjadi pelecut untuk saling membantu antar elemen masyarakat, bukan untuk bertindak arogan. Kami fokus menyukseskan program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat Minahasa,” tutur Franky.
Rapat paripurna ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Minahasa, perwakilan Pengadilan Negeri Tondano, Polres Minahasa, Kodim Minahasa, Kejari Minahasa, serta pimpinan penyelenggara pemilu dari KPU dan Bawaslu Kabupaten Minahasa. (nes)
- Penulis: Anes Walean
