Kodim 1302/Minahasa Percepat Pembangunan Jembatan Ranoyapo Minsel
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA SELATAN, INTANA.NEWS — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1302/Minahasa Sertu Novi mengawasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama, Ranoyapo, Minahasa Selatan (Minsel), Senin (1/6/2026).
Langkah ini dilakukan guna memastikan proyek berjalan aman dan lancar.
Pembangunan fisik jembatan yang membentang di atas Sungai Ranoyapo tersebut kini telah mencapai 68 persen.
Berdasarkan laporan harian, pekerja hari ini memindahkan material pasir serta batu kerikil untuk pembangunan menara pilar (pylon).
Selain itu, mereka melepaskan papan cetakan beton (bekisting) di sisi jembatan yang terdekat.
Secara teknis, infrastruktur ini dirancang dengan panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter.
Struktur pylon dan bekisting menjadi komponen krusial dalam konstruksi jembatan gantung.
Pekerjaan tersebut membutuhkan ketelitian tinggi demi menjamin keamanan kapasitas beban jembatan pada masa depan.
”Pendampingan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana yang ditetapkan,” ujar Sertu Novi di lokasi proyek.
Meskipun demikian, faktor cuaca buruk menjadi tantangan utama di lapangan.
Hujan yang kerap turun secara tidak menentu menghambat mobilisasi material.
Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan aktivitas para pekerja untuk mengejar target penyelesaian.
Keberadaan infrastruktur konektivitas dinilai sangat penting bagi masyarakat pedesaan.
Oleh karena itu, Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga setempat.
Jika akses transportasi terbuka, pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Ranoyapo otomatis akan bergerak lebih cepat. (*)
- Penulis: Anes Walean
