Pemkab Minahasa Kembali Usulkan Kyai Modjo Jadi Pahlawan Nasional
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Minahasa, Pdt. Dr. Geovanny Rorora, M.Th., melakukan koordinasi dan konsultasi terkait reaktivasi pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Kyai Modjo bersama Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial Kemensos RI, Yahya, di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secara resmi menempuh langkah reaktivasi pengusulan Gelar Pahlawan Nasional bagi Kyai Muhammad Muslim atau yang lebih dikenal sebagai Kyai Modjo.
Upaya ini dilakukan untuk menindaklanjuti proses pengusulan yang sempat tertunda selama kurang lebih 13 tahun.
Langkah konkret tersebut ditandai dengan koordinasi dan konsultasi yang dilakukan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Minahasa, Pdt. Dr. Geovanny Rorora, M.Th., ke kantor Kementerian Sosial RI di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kabag Kesra Pemkab Minahasa diterima langsung oleh Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial (K2KRS) Kemensos RI, Yahya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial untuk membedah mekanisme, tahapan, serta kelengkapan administratif yang diperlukan guna mengaktifkan kembali usulan tersebut.
”Kami bersyukur dapat diterima dengan baik. Kementerian Sosial telah memberikan arahan teknis yang jelas terkait persyaratan yang harus dipenuhi agar proses pengusulan yang sempat mengendap selama 13 tahun ini dapat kembali berjalan,” ujar Geovanny Rorora.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Minahasa dalam menghargai sejarah perjuangan bangsa.
Menurutnya, sosok Kyai Modjo merupakan tokoh ulama sekaligus pejuang yang mewariskan nilai-nilai luhur tentang persatuan dan toleransi, yang hingga kini terus terjaga di masyarakat Kampung Jawa Tondano, Kabupaten Minahasa.
”Kyai Modjo bukan hanya kebanggaan masyarakat Kampung Jawa Tondano, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa.
Harapan kami, melalui koordinasi ini, negara dapat memberikan penghargaan tertinggi sebagai Pahlawan Nasional,” tambahnya.
Proses pengusulan ini pun mendapat dukungan penuh dari Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., serta Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, MM, M.Si.
Dukungan pimpinan daerah ini menjadi motivasi bagi Pemkab Minahasa untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah pusat.
Selain berkoordinasi dengan Direktorat K2KRS, dalam kesempatan yang sama, Pdt. Geovanny Rorora juga melakukan kunjungan silaturahmi dengan Staf Ahli Wakil Menteri Sosial, Anton Joko Susmana.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial demi kelancaran proses pengusulan tersebut.
Pemkab Minahasa berharap, melalui reaktivasi ini, sosok Kyai Modjo dapat segera ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Hal ini sekaligus diharapkan mampu memperkuat identitas Minahasa sebagai daerah yang menjunjung tinggi semangat kebhinekaan di Indonesia. (nes)
- Penulis: Anes Walean
