Minahasa Selatan Menuju Kabupaten Tertib Arsip 2026 dan Penguatan Literasi Digital
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AMURANG, INTANA.NEWS — Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berkomitmen membangun masyarakat yang literat sekaligus mewujudkan birokrasi modern yang transparan dan akuntabel.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pencanangan Minsel sebagai Kabupaten Tertib Arsip Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Akreditasi dan Advokasi Perpustakaan serta penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., di Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kamis (23/7/2026).
Bupati Franky Donny Wongkar dalam arahannya menekankan bahwa penguatan literasi dan tata kelola kearsipan merupakan fondasi penting dalam mendukung transformasi digital di era modern.
Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 yang menempatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat, serta mendukung visi besar Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen pembangunan di Minsel sendiri terus menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 74,17 pada tahun 2024 menjadi 76,47 pada tahun 2025.
Di sisi lain, tingginya angka pemanfaatan perangkat digital (84,99 persen) dan akses internet (73,63 persen) di daerah ini harus diimbangi dengan penguatan literasi agar masyarakat mampu menyaring dan memanfaatkan informasi secara cerdas, kritis, serta bertanggung jawab.
Melalui penerapan aplikasi SRIKANDI, Pemkab Minsel bertekad mendongkrak kualitas tata kelola arsip pemerintahan agar menjadi lebih efektif, efisien, dan aman.

Pencanangan sebagai Kabupaten Tertib Arsip 2026 diharapkan mampu mendorong seluruh perangkat daerah untuk tertib administrasi demi pelayanan publik yang prima.
Acara penting ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan Dra. Grace Mandagie mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara bersama jajaran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Frangky Tangkere, S.P., M.Si., Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Sonny Makaenas, A.P., S.IP., M.Si., serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Minsel Hendrie Lumapow, S.H., M.Si.
Hadir juga Pustakawan Ahli Madya sekaligus Asesor/Narasumber Admin Taturu, S.H., para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Camat, para kepala sekolah, guru, pegiat literasi, pengelola perpustakaan SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Minahasa Selatan. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar