Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Pilihan » Hari Pers Nasional 2027 di Lampung, PWI Tegaskan Bakal Semakin Inklusif dan Kolaboratif

Hari Pers Nasional 2027 di Lampung, PWI Tegaskan Bakal Semakin Inklusif dan Kolaboratif

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menegaskan tetap menjalankan peran sebagai penanggung jawab dan penyelenggara Hari Pers Nasional (HPN) 2027 di Lampung.

Pada penyelenggaraan HPN mendatang bakal diarahkan semakin inklusif dan kolaboratif dengan melibatkan seluruh konstituen Dewan Pers serta berbagai elemen ekosistem pers Indonesia.

Demikian hasil pertemuan antara Dewan Pers dan Pengurus Pusat PWI di Jakarta pada Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut secara khusus membahas penyelenggaraan HPN, termasuk wacana perubahan tata kelola peringatan Hari Pers Nasional.

Pertemuan dihadiri Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, serta anggota Dewan Pers Abdul Manan, Muhammad Jazuli, Yogi Hadi Iswanto, Maha Eka Swasta, dan Rosarita Niken Widiastuti.

Sedangkan delegasi PWI dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, didampingi Ketua Dewan Kehormatan Atal S. Depari, Sekretaris Jenderal Marthen Selamet Susanto, Wakil Bendahara Umum Badar Subur, Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Anrico Pasaribu, Marah Sakti Siregar, serta sejumlah pengurus PWI Pusat lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, PWI menyerahkan pendapat hukum resmi yang memuat penjelasan mengenai landasan hukum, sejarah, serta praktik kelembagaan penyelenggaraan HPN selama ini.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menjelaskan bahwa sejarah HPN tidak dapat dipisahkan dari sejarah kelahiran PWI.

Tanggal 9 Februari yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional memiliki hubungan historis dengan berdirinya PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta.

Gagasan penetapan Hari Pers Nasional secara formal kemudian muncul dalam Kongres PWI di Padang pada 1978. Gagasan tersebut selanjutnya dibahas dalam forum Dewan Pers dan akhirnya memperoleh pengakuan negara melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1985 tentang Hari Pers Nasional.

“Pemilihan tanggal 9 Februari memiliki kaitan sejarah yang tidak terpisahkan dengan berdirinya PWI pada 1946. Karena itu, kedudukan historis dan kelembagaan PWI dalam penyelenggaraan HPN tidak dapat begitu saja disamakan dengan organisasi pers lainnya,” kata Akhmad Munir.

Menurut dia, selama kurang lebih empat dekade PWI secara konsisten menjalankan tanggung jawab penyelenggaraan HPN dengan melibatkan pemerintah, Dewan Pers, pemerintah daerah, organisasi pers, perusahaan pers, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga berbagai unsur masyarakat.

Praktik yang berlangsung selama puluhan tahun tersebut, kata dia, telah membentuk kontinuitas kelembagaan yang perlu menjadi salah satu pertimbangan apabila tata kelola HPN akan diperbarui.

HPN Milik Seluruh Insan Pers Indonesia

PWI juga merujuk Siaran Pers Dewan Pers tertanggal 31 Agustus 2026 yang menyebut PWI sebagai organisasi wartawan yang selama ini menjadi penanggung jawab dan penyelenggara HPN.

Selain itu, PWI menegaskan Keppres Nomor 5 Tahun 1985 masih menjadi dasar hukum penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional.

PWI memahami adanya pandangan bahwa Keppres tersebut perlu diperbarui karena diterbitkan sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan tidak mengatur secara eksplisit mengenai pihak yang menjadi penanggung jawab HPN.

Namun, menurut PWI, kondisi tersebut tidak serta-merta memberikan kewenangan kepada lembaga atau organisasi pers tertentu untuk secara sepihak mengubah praktik penyelenggaraan HPN yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

“PWI tidak menolak apabila regulasi HPN hendak diperbarui. Tetapi sepanjang belum ada ketentuan hukum baru yang sah, kontinuitas penyelenggaraan HPN harus terus dijaga sebagai momentum persatuan insan pers nasional,” ujarnya.

PWI menegaskan hubungan antara Dewan Pers dan organisasi-organisasi pers berdasarkan Undang-Undang Pers idealnya dibangun dalam semangat kemitraan untuk memperkuat kehidupan pers nasional.

Karena itu, rencana memperluas keterlibatan seluruh konstituen Dewan Pers dalam HPN dinilai sebagai langkah positif sepanjang ditempatkan dalam kerangka kolaborasi.

PWI tidak ingin HPN menjadi ruang pertentangan antarorganisasi pers. Sebaliknya, HPN harus menjadi momentum bersama untuk memperkuat persatuan dan profesionalisme pers Indonesia.

“HPN adalah milik seluruh insan pers Indonesia. PWI tidak pernah mengklaim HPN sebagai milik eksklusif PWI. Justru kami menyambut baik apabila seluruh konstituen Dewan Pers dapat terlibat secara aktif sehingga HPN benar-benar menjadi rumah bersama masyarakat pers Indonesia,” tuturnya.

PWI menyatakan siap membuka ruang keterlibatan yang lebih luas bagi seluruh konstituen Dewan Pers dalam HPN 2027, baik melalui kepanitiaan, penyusunan agenda, maupun berbagai kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HPN.

Dewan Pers Dorong Penyelenggaraan HPN Lebih Inklusif

Penjelasan mengenai sejarah, hukum, dan praktik kelembagaan HPN yang disampaikan PWI mendapat perhatian dari pimpinan dan anggota Dewan Pers.

Sejumlah anggota Dewan Pers, di antaranya Muhammad Jazuli, Yogi Hadi Iswanto, Maha Eka Swasta, Rosarita Niken Widiastuti, serta Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto, pada pokoknya mendorong agar apabila PWI tetap menjadi penanggung jawab HPN 2027, penyelenggaraannya dilakukan secara lebih inklusif dan akomodatif terhadap seluruh konstituen Dewan Pers.

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat juga menekankan pentingnya semangat inklusivitas dalam penyelenggaraan HPN ke depan. Pandangan tersebut disambut positif oleh PWI.

Menurut Akhmad Munir, mempertahankan sejarah dan kontinuitas kelembagaan PWI dalam penyelenggaraan HPN tidak berarti menjadikan HPN sebagai kegiatan eksklusif PWI.

“HPN adalah milik seluruh insan pers nasional. Kami menyambut baik keterlibatan aktif seluruh konstituen Dewan Pers,” ujarnya.

Anggota Dewan Pers Abdul Manan meminta PWI turut memperhatikan nuansa psikologis organisasi-organisasi konstituen lainnya apabila PWI tetap menjadi penanggung jawab HPN.

PWI menghormati pandangan tersebut dan menyatakan terbuka terhadap pembahasan mengenai pembaruan regulasi HPN.

Namun, PWI berpandangan bahwa setiap perubahan harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang tepat, berdasarkan kajian sejarah dan hukum secara utuh, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan pers, termasuk PWI yang memiliki hubungan historis langsung dengan lahirnya HPN.(nor)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Polres Minahasa dan Pers Ringankan Beban Warga Tondano

    Kolaborasi Polres Minahasa dan Pers Ringankan Beban Warga Tondano

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS – Sinergi nyata dapat lahir dari sebuah obrolan spontan. Komunitas pers bersama Kepolisian Resor (Polres) Minahasa mewujudkan ide tersebut melalui aksi kemanusiaan. Mereka menggelar bakti sosial sekaligus media gathering, Jumat (22/5/2026). ​Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi utama di Kecamatan Tondano Timur. Lokasi pertama adalah Panti Asuhan Dorkas Tondano. Lokasi kedua merupakan kantor […]

  • Bupati Robby Dondokambey Pantau Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik SD

    Bupati Robby Dondokambey Pantau Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik SD

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS – ​Bupati Minahasa Robby Dondokambey meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD). Kegiatan tersebut berlangsung di SD Berea GP Tondano, Senin (20/4/2026). Bupati memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai prosedur. ​Sejumlah pejabat eselon dua turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut. Mereka adalah Kepala Dinas Pendidikan […]

  • Sinergi Pembangunan Sulut, Kolaborasi Pemerintah dan Pers Jaga Objektivitas Informasi

    Sinergi Pembangunan Sulut, Kolaborasi Pemerintah dan Pers Jaga Objektivitas Informasi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MANADO, INTANA.news – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk bersinergi dan mengawal program pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh dalam audiensi bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling di Wisma Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Rabu (26/8/2026). Menurut Sintya, dukungan terhadap program pemerintah […]

  • Bupati Minahasa Berkomitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2025

    Bupati Minahasa Berkomitmen Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD Atas LKPJ 2025

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINAHASA, INTANA.NEWS — Bupati Minahasa Robby Dondokambey menghadiri rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Tahun 2025. Kegiatan ini terlaksana di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa, Kamis (30/4/2026). Bupati hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda D. Watania. ​ Ketua DPRD Minahasa Robby Longkutoy memimpin jalannya rapat paripurna tersebut. Ia didampingi oleh Wakil Ketua DPRD […]

  • Roy Suryo Cs Penuhi Panggilan Polisi sebagai Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Akankah Langsung Ditahan?

    Roy Suryo Cs Penuhi Panggilan Polisi sebagai Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Akankah Langsung Ditahan?

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Mantan Menpora Roy Suryo, Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauziah Tyassuma memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (13/11/2025). Ketiganya diperiksa sebagai tersangka kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan Presiden ke-7 Jokowi. Tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Roy Suryo kepada awak media menyampaikan terima […]

  • Bupati Robby Dondokambey: Target Triwulan III Harus Dicapai dengan Transparansi dan Kepatuhan Hukum

    Bupati Robby Dondokambey: Target Triwulan III Harus Dicapai dengan Transparansi dan Kepatuhan Hukum

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    TONDANO, INTANA.NEWS — Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak cepat mematangkan pelaksanaan berbagai program pembangunan menjelang pertengahan tahun anggaran 2026. ​Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., menegaskan bahwa seluruh jajaran perangkat daerah wajib mengutamakan efisiensi dan akuntabilitas agar target pada triwulan ketiga dapat tercapai secara maksimal untuk kepentingan masyarakat luas. ​Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin […]

expand_less