Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Pilihan » Raker dengan Komisi II DPR, Gubernur Yulius Ungkap Biang Kerok Sehingga Pengembangan Destinasi Likupang Terhambat

Raker dengan Komisi II DPR, Gubernur Yulius Ungkap Biang Kerok Sehingga Pengembangan Destinasi Likupang Terhambat

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus pada Selasa (15/6/2026) mengikuti rapat kerja (raker) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR Senayan, Jakarta.

Dalam rapat kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda itu, Gubernur Yulius melaporkan perihal pengembangan destinasi pariwisata super prioritas Likupang yang terhambat karena adanya tumpang tindih lahan kawasan Likupang dengan hak guna usaha (HGU) dan lahan milik PTP.

Padahal, kata dia, Likupang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia.

“Kami punya namanya destinasi pariwisata super prioritas. Di Indonesia ada lima, salah satunya adalah Sulawesi Utara. Itu di Likupang. Lahan di Likupang yang dinyatakan destinasi super prioritas ini tumpang tindih dengan HGU atau milik PTP,” dia mengungkapkan.

Ia menyebutkan bahwa kondisi itu menyebabkan pengembangan Likupang sebagai destinasi pariwisata super prioritas belum berjalan maksimal.

“Dari lima destinasi pariwisata super prioritas, hanya Sulawesi Utara yang belum dapat mengembangkan kawasan tersebut. Ya itu karena adanya tumpang tindih dengan PTP satu yang lahannya lahan HGU yang di situ sudah selesai sebenarnya HGU-nya,” Yulius menjelaskan.

Terkait hal itu, Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengatakan pihaknya akan menginventarisasi HGU yang masa berlakunya telah habis dan ingin dimanfaatkan oleh daerah.

“Kami akan membentuk tim mengenai hal itu. Komisi II yang akan mengawasi langsung dengan Menteri ATR/BPN,” tuturnya.

Dia mengatakan pemanfaatan lahan tersebut nantinya bisa dilakukan dengan berbagai skema. Salah satunya dengan menerbitkan kembali HGU melalui perusahaan daerah (perusda) atau badan usaha milik daerah (BUMD), maupun memberikan hak pengelolaan (HPL) sesuai peruntukannya.

“Prinsip dasarnya kita ingin menjadi jembatan yang baik antara pusat dan daerah, Pak. Kalau daerah bisa menjadi tuan di kampungnya sendiri, itu tentu kita lebih senang. Ke depan, Pak Yulius, nanti diinventarisir, Pak. Jangan sampai dua kali Gubernur ini datang ke Komisi II kita nggak beres,” ia menambahkan.(nor)

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepsek Imelda Moonik: Revitalisasi SMKN 3 Tondano Standar Industri

    Kepsek Imelda Moonik: Revitalisasi SMKN 3 Tondano Standar Industri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Program revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2025 memberikan dampak signifikan bagi SMK Negeri 3 Tondano. Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 3 Tondano, Imelda Moonik, menyebut bantuan ini mengubah wajah sekolah secara menyeluruh. ​Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan fasilitas tersebut pada Rabu (22/4/2026). Peresmian ini menandai babak baru bagi pendidikan kejuruan […]

  • Dituding Danai Rp5 Miliar untuk Persoalkan Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Membantah Hari Ini Lapor ke Bareskrim

    Dituding Danai Rp5 Miliar untuk Persoalkan Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Membantah Hari Ini Lapor ke Bareskrim

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) membantah tudingan bahwa dirinya mendanai pihak tertentu mempersoalkan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Bantahan JK tersebut disampaikan di Jakarta pada Minggu (5/4/2026). Terkait hal itu, Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, hari ini akan membuat laporan ke Bareskrim Polri atau Polda Metro Jaya, khususnya […]

  • Minsel Perkuat Edukasi Remaja dalam Penurunan Stunting

    Minsel Perkuat Edukasi Remaja dalam Penurunan Stunting

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MINSEL, INTANA.NEWS – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mempertegas komitmennya dalam menekan angka kasus tengkes atau stunting. Hal ini tecermin melalui kehadiran Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky Donny Wongkar, pada ajang Duta Cegah Stunting Remaja Sulawesi Utara 2026. ​Acara tersebut berlangsung di Atrium Manado Town Square 3, Kota Manado. Franky hadir bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa […]

  • Usulan Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto, Puan Maharani: Tolong Cermati Rekam Jejak Masa Lalu

    Usulan Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto, Puan Maharani: Tolong Cermati Rekam Jejak Masa Lalu

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    INTANA.NEWS – Masuknya nama Presiden ke-2 Soeharto ke dalam daftar calon pahlawan menuai polemik. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun menanggapi soal tersebut. Ketua DPR yang juga Politisi PDI Perjuangan Puan Maharani menyatakan, pihaknya menghormati proses yang bergulir di Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan terkait usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto. […]

  • Besok Massa Kepung Gedung DPR, Puan Maharani: Siap Terima Aspirasi asal Tertib dan Tidak Buat Onar

    Besok Massa Kepung Gedung DPR, Puan Maharani: Siap Terima Aspirasi asal Tertib dan Tidak Buat Onar

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Besok, Jakarta dan sekitarnya terutama Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal digeruduk  massa pengunjuk rasa. Salah satunya adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang akan mengajukan dua tuntutan terkait pemberantasan korupsi. Terkait rencana aksi unjuk rasa itu, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan pihaknya siap menerima aspirasi dari berbagai elemen masyarakat yang akan […]

  • Menko Yusril Sebut Pemerintah dan DPR Satu Kata Rampungkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026

    Menko Yusril Sebut Pemerintah dan DPR Satu Kata Rampungkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Tidak cuma Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang bertekad untuk merampungkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026. Ternyata pemerintah juga memiliki keinginan serupa. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra kepada awak media di Jakarta pada Rabu (2/9/2026) mengatakan, pemerintah dan DPR sama-sama […]

expand_less