Pancaran Kebahagiaan Anak Watuliney: Air Bersih TMMD Ubah Senyum Desa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MITRA, INTANA.NEWS – Di bawah terik matahari siang yang menyengat di Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), tawa renyah sekelompok anak-anak mendadak pecah.
Suara gemercik air yang menyembur deras dari sebuah pipa putih menjadi magnet yang tak bisa mereka lawan.
Bagi anak-anak di Desa Watuliney, semburan air itu bukan sekadar cairan pelepas dahaga.
Air tersebut adalah sumber kebahagiaan baru yang sudah lama mereka nantikan.
Dengan pakaian kasualnya, seorang bocah tampak berdiri tegak di tengah cipratan air.

Tangannya memegangi pipa, lalu mengarahkan pancaran air bersih ke udara. Ia membiarkan tubuhnya basah kuyup dengan perasaan kegirangan.
Di dekatnya, beberapa personel TNI berbaju loreng dan warga sekitar sedang sibuk bekerja.
Mereka sesekali menoleh sambil melempar senyum. Rasa lelah para pekerja seolah luntur melihat keceriaan murni dari anak-anak tersebut.
Pemandangan menyejukkan hati ini menjadi potret nyata dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang diusung oleh Kodim 1302/Minahasa.

Di paruh bulan Mei 2026 ini, para prajurit melebur bersama warga.
Mereka berpacu dengan waktu demi menuntaskan misi mulia, menghadirkan akses air bersih di tiga desa sekaligus.
Pengerjaan sarana air bersih ini tersebar di beberapa titik strategis di Kecamatan Belang.
Setiap lokasi menunjukkan progres positif yang kian mematangkan harapan warga:
Desa Watuliney: Personel Satgas TMMD tengah fokus memperkuat infrastruktur utama.
Mereka memaksimalkan pekerjaan plesteran tambahan pada tiang-tiang kokoh yang nantinya menyangga tandon air.
Konstruksi dipastikan super kuat agar mampu bertahan dalam jangka panjang.
Desa Tababo: Rasa penasaran warga segera terbayar. Di desa ini, fasilitas sumur bor serta bak penampungan air bersih sudah memasuki tahap finishing.
Sentuhan akhir dilakukan secara detail agar air kehidupan ini bisa segera mengalir ke rumah-rumah warga.
Desa Tababo Selatan: Tak kalah agresif, para prajurit di sini sedang menyelesaikan proses pengacian pada tiang dudukan tandon air.
Langkah ini diambil untuk menyempurnakan struktur bangunan agar estetis sekaligus fungsional.
Lebih dari Sekadar Pembangunan Fisik
Bagi masyarakat di pelosok Minahasa Tenggara, air bersih adalah kemewahan yang dulu sulit digapai.
Kehadiran Satgas TMMD ke-128 seolah memutus rantai kesulitan menahun tersebut.
Dandim 1302/Minahasa, Letkol Inf. Bonaventura Ageng F.S., melalui rilis resminya menegaskan bahwa program ini bukan sekadar membangun fasilitas fisik.
TMMD ke-128 adalah investasi masa depan untuk meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan sanitasi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.
Siang itu, ketika anak-anak masih asyik bermain di bawah pancuran darurat, semen-semen basah terus diratakan oleh tangan-tangan kekar para prajurit.
Di balik peluh yang menetes, ada sebuah komitmen nyata.
Mereka ingin memastikan bahwa besok dan seterusnya, senyum anak-anak Watuliney, Tababo, dan Tababo Selatan tidak akan pernah kering seiring mengalirnya air bersih di desa mereka. (nes)
- Penulis: Anes Walean
