Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kasus Korupsi di Program MBG, Hasto: Seharusnya Bisa Dicegah Seandainya Pemerintah Dengar Suara Kritis

Kasus Korupsi di Program MBG, Hasto: Seharusnya Bisa Dicegah Seandainya Pemerintah Dengar Suara Kritis

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, INTANA.NEWS – Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam kasus ini.

Mereka yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN yaitu Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Apa komentar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait hal itu?

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto seusai pemutaran film oleh Kulturnesia untuk peringati bulan Bung Karno di Jakarta, Minggu (7/6/2026) menyatakan bahwa partainya prihatin.

“Jadi kami sangat-sangat prihatin. Apalagi terjadi pada program unggulan pemerintah. Kami memberikan dukungan terhadap seluruh upaya penegakan hukum,” tuturnya.

Dia mengatakan, kalau sekiranya pemerintah mendengarkan aspirasi dari suara-suara kritis maka kejadian itu sebenarnya bisa dicegah sejak awal.

Hasto mengemukakan, partainya sejak awal sudah memberikan instruksi kepada kadernya saat melihat ada yang janggal dalam program tersebut.

Para kader PDIP juga diminta tidak terlibat dalam komersialisasi program untuk masyarakat.

“PDI Perjuangan sejak awal ketika melihat ada yang tidak beres di situ, kami mengeluarkan instruksi larangan bagi seluruh anggota kader PDI Perjuangan untuk terlibat di dalam berbagai komersialisasi dari program yang untuk rakyat,” ia menambahkan.

Kejaksaan Agung sebelumnya menyatakan bahwa para tersangka yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung diduga melakukan intervensi dalam proses verifikasi portal mitra BGN agar yayasan-yayasan milik mereka tetap lolos meskipun tak layak.

Tak hanya itu, mereka juga diduga terafiliasi dengan sejumlah SPPG. Dari afiliasi ketiga tersangka tersebut, sejumlah yayasan SPPG mendapatkan uang miliaran rupiah setiap hari.

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung melakukan markup pada anggaran terkait program MBG. Penggelembungan anggaran itu bahkan dilakukan pada barang dan jasa yang tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pengadaan yang di-markup di antaranya motor listrik berjumlah 21.801 unit lalu penggelembungan harga pengadaan 32 ribu pasang sepatu di BGN. Nilai anggarannya mencapai Rp 1 triliun.(*)

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gegara Ulahnya Viral di Media Sosial, BGN Hentikan Sementara SPPG Milik Hendrik Irawan

    Gegara Ulahnya Viral di Media Sosial, BGN Hentikan Sementara SPPG Milik Hendrik Irawan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAWA BARAT, INTANA.NEWS – Gegara viral di media sosial lantaran Hendrik Irawan berjoget memamerkan keuntungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 6 juta per hari berbuntut panjang. Tidak cuma itu, ternyata Hendrik Irawan juga berjoget tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) di dapur MBG-nya. Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya menghentikan sementara operasional Satuan […]

  • Dinilai Banyak Jasanya Bagi Bangsa, Muhammadiyah Dukung Soeharto Menjadi Pahlawan Nasioal

    Dinilai Banyak Jasanya Bagi Bangsa, Muhammadiyah Dukung Soeharto Menjadi Pahlawan Nasioal

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Di tengah menguatnya penolakan Presiden ke-2 Soeharto diangkat menjadi Pahlawan Nasional, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan mendukung Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Alasannya, Soeharto besar jasanya terhadap perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa Indonesia. Dukungan Pimpinan Pusat Muhamadiyah tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad dalam keterangan di Jakarta, Rabu (5/11/2025). “Soeharto merupakan tokoh […]

  • Serahkan Jabatan Menteri Keuangan ke Suahasil Nazara, Purbaya Cuma Beri Pernyataan Singkat Saja

    Serahkan Jabatan Menteri Keuangan ke Suahasil Nazara, Purbaya Cuma Beri Pernyataan Singkat Saja

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (15/9/2026) resmi menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara dalam acara serah terima jabatan (setijab) di Aula Juanda, Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta. Serah terima jabatan tersebut berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya dan melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta pada […]

  • Sudah Empat Bupati dan Dua Wali Kota Terjaring OTT KPK, Komentar DPR: Ya Ikut Prihatin Saja!

    Sudah Empat Bupati dan Dua Wali Kota Terjaring OTT KPK, Komentar DPR: Ya Ikut Prihatin Saja!

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Sejak awal 2026 hingga April operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap empat bupati dan dua wali kota. Teranyar Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Asep Guntur Rahayu yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap pejabat organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Lantas apa […]

  • Sidang Pledoi di Tipikor Jakarta, Nadiem: Dapat Bintang Mahaputera Adipradana Tetapi Negara Hadiahkan Jeruji Besi

    Sidang Pledoi di Tipikor Jakarta, Nadiem: Dapat Bintang Mahaputera Adipradana Tetapi Negara Hadiahkan Jeruji Besi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim pada Selasa (2/6/2026) menyampaikan nota pembelaan (pleidoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Sebelum membacakan pleidoi, Nadiem menyatakan dirinya kecewa berat setelah menjalani pengabdian di pemerintahan. Katanya, penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana yang pernah diterimanya lalu membandingkannya dengan proses hukum yang […]

  • Pesan Bupati Robby Dondokambey di Desa Tolok Satu: Kantor Desa Baru, Pelayanan Harus Lebih Cepat

    Pesan Bupati Robby Dondokambey di Desa Tolok Satu: Kantor Desa Baru, Pelayanan Harus Lebih Cepat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS — Wajah Desa Tolok Satu kini berubah total. Sebuah kantor desa dan Gedung Serba Guna berdiri megah. Bangunan ini bukan sekadar beton dan semen. Di sana ada keringat warga melalui semangat gotong royong. ​Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, meresmikan fasilitas tersebut pada Sabtu, Sabtu (9/5/2026) Ibadah syukur mengawali acara dengan sangat khidmat. Pendeta […]

expand_less