Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tim Advokasi Demokrasi Sebut Pergantian Kepala BAIS TNI Tidak Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Tim Advokasi Demokrasi Sebut Pergantian Kepala BAIS TNI Tidak Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

  • account_circle Norman Meoko
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INTANA.NEWS – Mabes TNI menegaskan Letjen TNI Yudi Abrimantyo tidak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Keputusan itu terkait peristiwa penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Namun menurut Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD), pergantian Kepala BAIS TNI itu memunculkan kesan adanya upaya menutup-nutupi pertanggungjawaban dalam kasus penyiraman air keras tersebut.

Hal itu dikatakan Ketua YLBHI Muhammad Isnur dalam keterangan persnya di Jakarta pada Kamis (26/3/2026).

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) merupakan Koalisi Masyarakat Sipil yang beranggotakan KontraS, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, LBH Pers, Amar Law Firm, Imparsial, Trend Asia, hingga Greenpeace Indonesia.

Selanjutnya dia mengatakan, hingga kini tidak ada penjelasan mengenai akuntabilitas struktur komando dalam kasus penyiraman air keras aktivis KontraS tersebut.

“Hal ini menunjukkan bahwa langkah pergantian pimpinan di BAIS TNI itu tidak dapat dimaknai sebagai bentuk akuntabilitas yang memadai,” ujarnya.

Dikatakannya, seharusnya konstruksi pertanggungjawaban dalam kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia ini tidak dilekatkan pada satu jabatan semata. Terlebih, struktur organisasi militer bersifat hierarkis, sehingga rantai komandonya melibatkan lapisan kepemimpinan yang lebih kompleks.

Dia menyatakan pihaknya khawatir pendekatan yang diklaim sebagai bentuk pertanggungjawaban dari satu jabatan justru berpotensi mengaburkan akuntabilitas pada tingkat yang lebih tinggi.

“Sebab untuk menyentuh rantai komando yang kompleks seharusnya pertanggungjawaban juga dilakukan oleh Panglima TNI dan Menteri Pertahanan,” tuturnya.

Ia menambahkan, pergantian Kepala BAIS TNI akibat anggotanya terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus tidak dapat diposisikan sebagai pengganti dari proses hukum pidana.

“Sanksi yang diberikan seharusnya bukan hanya mencopot atasan satuan. Pencopotan jabatan tanpa diikuti dengan pertanggungjawaban pidana justru berpotensi menjadi mekanisme internal yang menutup ruang akuntabilitas dan memperkuat praktik impunitas,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta pada Rabu (25/3/2026) menyatakan, Letjen Yudi Abrimantyo tidak lagi menjabat sebagai Kepala BAIS TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Berikut profil Letjen TNI Yudi Abrimantyo:

Ia merupakan lulusan Akademi Militer 1989 dan masuk dalam satuan Infanteri Kopassus. Karirnya dalam dunia intelijen tentu tidak diragukan lagi, berbagai posisi pernah ia emban. Salah satunya menjadi Paban Utama A-5 DIt A BAIS TNI periode 2016 hingga 2018.

Lalu pada 2018, ia menjabat sebagai Bandep Ur Sosbud Deputi Bidang Pengembangan Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) sampai 2020.

Yudi Abrimantyo kemudian dipromosi menjadi Sekretaris Ditjen Strategi Pertahanan Kemenhan 2020-2021. Kemudian diangkat jadi Kepala Badan Instalasi Strategis Nasional Kementerian Pertahanan 2021-2024, sebelum dipercaya sebagai Kepala BAIS TNI.

Brevet atau lencana TNI yang diterima oleh Letjen TNI Yudi Abrimantyo selama karirnya di milter yakni Brevet Kualifikasi Komando Kopassus lalu Brevet Jump Master kemudian Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Satyalancana Bhakti dan Satyalancana Ksatria Yudha.

Selain itu, dia juga mendapatkan lencana kesetiaan, diantaranya Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun, Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun, dan Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun.

Selanjutnya Satyalancana GOM VII yang merupakan tanda kehormatan jenis Satyalancana Peristiwa yang diberikan kepada anggota Angkatan Bersenjata dalam memberantas kekacauan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata. Terakhir Satyalancana Raksaka Dharma dan Satyalancana Seroja.(nor)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Minahasa Robby Dondokambey Pantau Langsung Pencarian Anak Hilang di Kawangkoan

    Bupati Minahasa Robby Dondokambey Pantau Langsung Pencarian Anak Hilang di Kawangkoan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MINAHASA, INTANA.NEWS – Bupati Minahasa Robby Dondokambey memantau langsung operasi pencarian anak hilang, Queentania Makal (11), di posko darurat Kecamatan Kawangkoan Barat, Minahasa, Sulawesi Utara. ​Kehadiran Bupati di lokasi bertujuan untuk memastikan proses pencarian berjalan optimal. Setibanya di POSKO, ia segera berdialog dengan tim gabungan dan memberikan dukungan moril kepada keluarga korban. ​Suasana haru mewarnai […]

  • Babinsa Kodim 1302 Minahasa, Kawal Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Minsel 

    Babinsa Kodim 1302 Minahasa, Kawal Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Minsel 

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MINSEL, INTANA.NEWS – Babinsa Kodim 1302/Minahasa mengawal pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lompad Lama, Kabupaten Minahasa Selatan(Minsel), Kamis (25/6/2026). ​Kegiatan pendampingan dan pengawasan lapangan tersebut mulai berlangsung sejak pukul 10.58 WITA di wilayah Kecamatan Ranoyapo. Saat ini, capaian progres fisik dari pembangunan jembatan penyeberangan masyarakat itu sudah mencapai 70,30 persen. Infrastruktur utama yang membentang […]

  • Pemprov Sulut Perketat Pengawasan Distribusi Bahan Pokok Melalui Gerakan Pangan Murah

    Pemprov Sulut Perketat Pengawasan Distribusi Bahan Pokok Melalui Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    ​MANADO, INTANA.NEWS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperketat pengawasan distribusi bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di empat wilayah krusial, Kamis (26/3/2026). Langkah tersebut diambil guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan. ​Guna memastikan intervensi harga berjalan efektif, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus meninjau […]

  • Pemkab Minahasa Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Konsultan Asal Jepang

    Pemkab Minahasa Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Konsultan Asal Jepang

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    TONDANO, INTANA.news – Pemerintah Kabupaten Minahasa mengambil langkah progresif dalam memperkuat pembangunan daerah melalui penjajakan kerja sama internasional. Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Lynda D. Watania menerima kunjungan dan audiensi dari perusahaan konsultan terkemuka asal Jepang, IDEA Consultants, Inc., di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kamis (27/8/2026). ​Pertemuan strategis ini dihadiri […]

  • Agar Lebih Seru, PDI Perjuangan Usul Calon Presiden Maksimal Didukung Empat Partai Politik

    Agar Lebih Seru, PDI Perjuangan Usul Calon Presiden Maksimal Didukung Empat Partai Politik

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Norman Meoko
    • 0Komentar

    JAKARTA, INTANA.NEWS – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) usul agar calon presiden (capres) maksimal didukung empat partai politik. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Said Abdullah di Gedung DPR Senayan, Jakarta pada Senin (21/9/2026). Ia menyatakan, jika syarat minimal ditetapkan dua partai politik maka jumlah maksimal partai pengusung juga perlu dibatasi […]

  • Sekolah Alkitab Tumbuhkan Harapan Warga Binaan Rutan Manado

    Sekolah Alkitab Tumbuhkan Harapan Warga Binaan Rutan Manado

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Anes Walean
    • 0Komentar

    MANADO, INTANA.NEWS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado menggelar program Sekolah Alkitab bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Gereja Abigail Rutan Manad, Senin (29/6/2026). Kegiatan yang bekerja sama dengan Organisasi Kemasyarakatan Laskar Napiri ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian berbasis kerohanian. ​Kepala Rutan Kelas IIA Manado Ady Kusuma W, menyampaikan, program ini bertujuan […]

expand_less