Nobar di Leilem, Saat Sepak Bola Merekatkan TNI dan Warga
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 25 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA,INTANA.NEWS – Jam menunjukkan pukul 01.00 WITA. Dini hari. Di salah satu rumah warga di Desa Leilem, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa, suasana justru mendadak hangat.
Hari itu, Minggu (5/7/2026), personel Koramil 1302-10/Sonder di bawah Kodim 1302/Minahasa menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Agenda malam itu: laga sengit antara Timnas Maroko melawan Kanada.
Penontonnya tidak ramai. Hanya delapan orang. Komposisinya: dua personel TNI dan enam warga masyarakat.
Namun, keterbatasan jumlah itu tidak mengurangi keseruan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan berjalan sangat menarik.
Kedua tim saling jual beli serangan. Hingga laga usai pada pukul 03.00 WITA, papan skor menunjukkan angka mutlak: 3-0 untuk kemenangan Timnas Maroko.
Bagi Danramil 1302-10/Sonder, Kapten Arm Joni, esensi malam itu melampaui angka-angka di layar televisi. Ada nilai komunikasi sosial yang sedang dirajut.
”Momen nobar seperti ini mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang,” kata Kapten Arm Joni.
Melalui nobar ini, diharapkan hubungan yang baik di wilayah binaan bisa semakin kuat.
Hingga seluruh penonton pulang, situasi tetap aman, tertib, dan penuh keakraban.
Sebuah potret kecil tentang sinergi nyata antara TNI dan masyarakat demi menjaga stabilitas serta keamanan wilayah. (nes)
- Penulis: Anes Walean
