Kajati Sulut Jacob Pattipeilohy: Penguatan Kesejahteraan dan Pembangunan Harus Didorong Langsung dari Desa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.news – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara nyata langsung dari tingkat desa.
Penegasan tersebut disampaikan Kajati Sulut saat memimpin kegiatan bakti sosial yang memfokuskan pelayanan kesehatan serta penyaluran bahan pokok bagi warga.
Kegiatan ini berlangsung di Camp James Cafe & Resto, Desa Sinuian, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, pada Selasa (25/8/2026).

Kajati Jacob yang juga bertindak sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD ABPEDNAS Sulut menyatakan, kehadiran program ini dirancang sebagai pemacu (trigger) bagi agenda prioritas pemerintah, khususnya di sektor pembangunan dan ketahanan pangan.

Ia mengatakan, jajaran Kejaksaan tidak hanya mengemban fungsi pengawasan terhadap jalannya program pemerintah, melainkan juga memiliki komitmen untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.
Kegiatan bakti sosial yang diinisiasi bersama Kejati Sulut, DPD ABPEDNAS Sulut, serta DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting.

Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minahasa Rama Eka Darma, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut yang juga Anggota DPD RI Stefanus B.A.N. Liow, serta Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Gresty Natalia.
Langkah kolaboratif ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda D Watania, menyampaikan apresiasi mendalam dan menilai sinergi ini sebagai langkah strategis yang sangat membanggakan.
Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh sektor pemerintahan berjalan seimbang dan sesuai dengan visi pembangunan yang telah ditetapkan.
Ke depan, melalui koordinasi yang erat antar-elemen pemerintah dan masyarakat, berbagai program lanjutan yang berfokus pada bidang sosial, pemberdayaan perempuan, hingga pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan terus disiapkan agar memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga desa maupun kelurahan. (nes)

Saat ini belum ada komentar