Jangan Jahat-Jahat dengan Bawahan’, Pesan Bupati Minahasa saat Lantik Pejabat Tinggi Pratama
- account_circle Anes Walean
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131074
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS – Ada yang mencuri perhatian dalam prosesi pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa, Kamis (23/7/2026) di ruang sidang Kantor Bupati.
Dalam arahannya yang mengingatkan soal disiplin birokrasi, Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.Ap., menyisipkan pesan dengan mengingatkan para pejabat baru agar tidak bersikap sewenang-wenang terhadap bawahan.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Robby di hadapan Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., Ketua TP PKK Minahasa Martina W. Dondokambey-Lengkong, S.E., serta jajaran Forkopimda di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa.
”Jangan jahat-jahat dengan bawahan,”ujarnya.
Ungkapan singkat namun penuh makna ini menyentuh esensi kepemimpinan modern.
Sebagai motor penggerak organisasi, seorang pejabat tinggi pratama tidak hanya dituntut untuk mengejar target kinerja dan orientasi hasil semata, melainkan juga harus mampu membangun iklim kerja yang humanis, merangkul, serta menjadi teladan etika bagi para staf di bawahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukanlah sekadar status atau hadiah, melainkan amanah besar yang menuntut dedikasi tinggi.
Tantangan birokrasi yang semakin kompleks menuntut budaya kerja yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, yang hanya bisa dicapai melalui soliditas internal tim.
“Mari kita bekerja dengan semangat melayani, bukan dilayani. Jadikan jabatan sebagai sarana pengabdian,” pesan Bupati Robby. (nes)
- Penulis: Anes Walean

Saat ini belum ada komentar